RAKYATKU COM,BONE--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri peringatan Hari Jadi Bone ke-696 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026).
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Kafilah Parepare Ikuti MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Baca Juga : Travel Bantah Jemaah Umrah Terlantar, Begini Klarifikasinya
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah serta Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Peringatan hari jadi ini juga dirangkaikan dengan tradisi Mattompang Arajang, yaitu prosesi pembersihan benda pusaka Kerajaan Bone yang menjadi simbol pelestarian budaya dan sejarah daerah.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Kafilah Parepare Ikuti MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Baca Juga : Travel Bantah Jemaah Umrah Terlantar, Begini Klarifikasinya
Dalam kesempatan itu, Tasming Hamid menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan budaya Bone, sekaligus mempererat hubungan antardaerah di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Kafilah Parepare Ikuti MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Baca Juga : Travel Bantah Jemaah Umrah Terlantar, Begini Klarifikasinya
Baca Juga : Gubernur Sulsel Hadir Langsung, Jalan Sehat HUT Parepare Berlangsung Meriah
"Kami hadir sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai sejarah dan budaya yang diwariskan para leluhur. Momentum ini juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi antar pemerintah daerah," kata Tasming Hamid.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Kafilah Parepare Ikuti MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Baca Juga : Travel Bantah Jemaah Umrah Terlantar, Begini Klarifikasinya
Ia menilai, peringatan Hari Jadi Bone tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk mendorong kemajuan daerah dengan tetap berakar pada kearifan lokal.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Kafilah Parepare Ikuti MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Baca Juga : Travel Bantah Jemaah Umrah Terlantar, Begini Klarifikasinya
Tasming juga menekankan pentingnya sinergi antarwilayah dalam mendorong pembangunan di Sulawesi Selatan, termasuk dalam sektor ekonomi, pariwisata, dan budaya.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Kafilah Parepare Ikuti MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Baca Juga : Travel Bantah Jemaah Umrah Terlantar, Begini Klarifikasinya
Baca Juga : Hadiri Ramah Tamah IKA FKG Unhas, Tasming Hamid Dorong Kolaborasi untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
"Kolaborasi antar daerah sangat penting untuk mempercepat pembangunan. Setiap daerah memiliki potensi yang bisa saling mendukung, termasuk dalam pengembangan budaya sebagai daya tarik pariwisata," ujarnya.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Kafilah Parepare Ikuti MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Baca Juga : Travel Bantah Jemaah Umrah Terlantar, Begini Klarifikasinya
Ia berharap, nilai-nilai budaya yang dijaga melalui tradisi seperti Mattompang Arajang dapat terus diwariskan kepada generasi muda.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Baca Juga : Tasming Hamid Lepas Kafilah Parepare Ikuti MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Baca Juga : Travel Bantah Jemaah Umrah Terlantar, Begini Klarifikasinya
"Kita berharap generasi muda tetap mengenal dan menjaga warisan budaya ini sebagai identitas daerah, sekaligus sebagai kekuatan dalam menghadapi tantangan ke depan," tutupnya.(*)
