Selasa, 30 April 2019 08:27

Pemkab Lutim Perkuat SDM Pengelola Air dan Sanitasi

Andi Chaerul Fadli
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemkab Lutim Perkuat SDM Pengelola Air dan Sanitasi

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Luwu Timur memberikan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas SDM bagi Badan/Kelompok Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BPSPAMS/KPS

RAKYATKU.COM, LUWU TIMUR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Luwu Timur memberikan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas SDM bagi Badan/Kelompok Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BPSPAMS/KPSPAMS) di Hotel I Lagaligo, Malili, kemarin.

Bimtek digelar untuk membangun kesadaran diri pengurus KP-SPAMS sebagai pemimpin, penggerak pemberdayaan masyarakat, serta agen pembaruan di desa/kelurahannya. 

Disamping itu, juga memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilam kepada pengurus KP-SPAMS agar mampu melaksanakan tugas dan fungsinya mengelola sarana air minum dan sanitasi di Desa dengan benar khususnya dalam operasional dan pemeliharaan.

Asisten Ekonomi dan Pengembangan Infrastruktur Lutim, Budiman mengatakan, pemerintah melalui Program Pembangunan Nasional Akses Universal Air Minum dan Sanitasi Tahun 2019 menetapkan bahwa Indonesia dapat menyediakan layanan air minum yang aman dan sanitasi yang layak bagi seluruh rakyat dengan target 100% akses air minum dan sanitasi.

Sejalan dengan hal tersebut, sambung Budiman, BPSPAMS/KPSPAMS dibentuk oleh KKM melalui musyawarah dan ditetapkan secara resmi melalui keputusan Desa/Lurah. Kelembagaan BPSPAMS/KPSPAMS dibentuk sejak tahap perencanaan, pelaksanaan sampai pengoperasian dan pemeliharaan. 

Sehingga dapat memahami program lebih baik dan mempunyai kesempatan untuk memberikan masukan terhadap desain program.

"Bimtek Peningkatan Kapasitas BPSPAMS/KPSPAMS ini dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja dalam melakukan pengelolaan dan pengembangan keberlanjutan sarana air minum dan sanitasi yang sudah terbangun. Dengan demikian, akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi dapat terus ditingkatkan sehingga target akses Universal Air Minum dan Sanitasi Tahun 2019 bisa tercapai," jelas Budiman.

Budiman berharap agar bimtek ini hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga sekembalinya ke Desa masing-masing sudah memiliki kemampuan dan segera meningkatkan kinerja dan selalu konsisten dalam mengelola SPAM dengan baik dan benar.

Bimbingan teknis ini ditujukan bagi KPSPAMS Desa baru dan Desa lama yang diikuti oleh Desa sasaran Program Pamsimas. Adapun pelaksanaannya dibagi menjadi dua gelombang. 

Dimana gelombang I mulai tanggal 29-30 April berjumlah 30 orang dari 10 Desa. Gelombang II pada tanggal 01-02 Mei berjumlah 30 orang dari 10 Desa.