Sabtu, 16 Maret 2019 16:14

"Bagi Harta ke Istri dan Anak, Sebelum Antar Nyawa ke Nduga," Sesumbar OPM ke TNI

Mays
Konten Redaksi Rakyatku.Com
OPM dan senjata rampasan mereka.
OPM dan senjata rampasan mereka.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), kembali sesumbar.

RAKYATKU.COM, PAPUA - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), kembali sesumbar.

Mereka meminta personel TNI, agar membagi harta kepada istri dan anak sebelum mengejar mereka di hutan Nduga.

"Maka pasukan TNI sebelum datang ke Ndugama, bagikan harta kepada istri dan anak, karena kami akan siap bunuh," ujar bos OPM di Nduga, Egianus Kogeya, melalui komadan operasi Pemne Kogeya sebagaiamana diposting di akun TPNPB.

Menurut Egianus, mereka saat ini kembali merebut satu pucuk senjata.

"Kami tidak gentar sama sekali. Kami siap lawan. Sebab gudang senjata kami adalah yang di tangan 7000 personel TNI Polri itu," tambah Egianus.

Egianus kembali meminta tolong kepada PBB, karena kata dia, banyak gelombang pengungsi ke dalam hutan. Alasannya, banyak warga yang takut diinterogasi tentara dan polisi.

"Enam distrik total kosong, warga sudah mengungsi ke hutan. Diantaranya, Distrik Mapenduma, Gilpid, Derakma, Yal, Nitkuri dan Distrik Yigi," sebut Egianus.