Rabu, 28 Oktober 2026 11:35

Warga Titip Aspirasi saat Reses Ketua Komisi II DPRD Wajo Herman Arif, Mulai Infrastruktur hingga Kebutuhan Pertanian

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Warga Titip Aspirasi saat Reses Ketua Komisi II DPRD Wajo Herman Arif, Mulai Infrastruktur hingga Kebutuhan Pertanian

Reses di Desa Padangloang tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan apresiasi sekaligus mengusulkan kebutuhan baru, mulai dari pembangunan infrastruktur, dukungan sektor pertanian, pemberdayaan kelompok usaha, hingga program sosial.

RAKYATKU.COM, WAJO – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, Herman Arif, menyerap aspirasi masyarakat saat menggelar reses di Desa Padangloang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa (27/10/2026).

Suasana hangat mewarnai kegiatan tersebut. Legislator yang akrab disapa Bimbim itu melaksanakan reses di kampung halamannya sendiri dengan didampingi kedua orang tuanya.

Dalam pertemuan bersama konstituen, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan perjuangan Herman Arif terhadap pembangunan di Kecamatan Pitumpanua.

Baca Juga : APBD Wajo 2027 Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Program Harus Berpihak pada Kepentingan Daerah

Salah seorang tokoh masyarakat mengatakan, warga telah merasakan manfaat pembangunan, terutama perbaikan jalan, saluran irigasi, program bedah rumah, serta berbagai bantuan lainnya.

“Terima kasih atas perhatiannya dan perjuangannya. Kami merasakan betul manfaatnya saat ini. Perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama pembangunan jalan, saluran irigasi, bedah rumah, dan berbagai bantuan lainnya adalah buah dari perjuangan ananda Herman Arif,” ujarnya.

Masyarakat juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Wajo, Andi Rosman, serta Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Iwan Darmawan Aras, atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Pitumpanua.

Baca Juga : Andi Rosman Paparkan Strategi Penguatan PAD dan Pembenahan Wajo Energi Jaya

Warga berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut agar pemerataan pembangunan menjangkau desa-desa dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurut warga, pembangunan jalan dan saluran irigasi memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk memperlancar mobilitas, mendukung kegiatan pertanian, dan mempermudah distribusi hasil usaha.

Selain mengapresiasi pembangunan yang telah dirasakan, masyarakat juga memanfaatkan reses untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian.

Baca Juga : DPRD Wajo Bahas Sengketa Lahan Deraga yang Diklaim Masuk Kawasan Hutan

Warga Usulkan Bantuan Masjid hingga Alsintan

Sejumlah aspirasi yang disampaikan warga meliputi bantuan hibah untuk pembangunan masjid, dukungan bagi kelompok usaha, serta pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Di sektor pertanian, warga berharap bantuan alsintan dapat meringankan pekerjaan petani, meningkatkan efektivitas pengolahan lahan, dan mendukung produktivitas pertanian.

Baca Juga : Ketua DPRD Wajo Apresiasi Harganas ke-33, Tegaskan Dukungan untuk Keluarga Berkualitas

Sementara itu, bantuan bagi kelompok usaha diharapkan mampu memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat. 

Adapun bantuan pembangunan masjid menjadi salah satu kebutuhan sosial dan keagamaan yang turut disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi berbagai usulan itu, Herman Arif mengatakan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat sekaligus mengevaluasi persoalan yang masih membutuhkan perhatian.

Baca Juga : Komitmen untuk Petani, Herman Arif Salurkan Bantuan Handsprayer dalam Reses di Pitumpanua

“Apresiasi dan masukan masyarakat menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperjuangkan kebutuhan warga. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami tampung dan perjuangkan melalui mekanisme serta kewenangan yang berlaku,” kata Herman.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Wajo itu menegaskan, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Menurut dia, aspirasi yang disampaikan masyarakat perlu menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan, dengan tetap memperhatikan mekanisme dan kewenangan masing-masing pihak.

Baca Juga : Komitmen untuk Petani, Herman Arif Salurkan Bantuan Handsprayer dalam Reses di Pitumpanua

Ia juga berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dapat terus terjaga agar berbagai kebutuhan warga dapat ditindaklanjuti sesuai prioritas.

Reses di Desa Padangloang tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan apresiasi sekaligus mengusulkan kebutuhan baru, mulai dari pembangunan infrastruktur, dukungan sektor pertanian, pemberdayaan kelompok usaha, hingga program sosial.

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Wajo. Kehadiran perwakilan organisasi perangkat daerah tersebut diharapkan dapat membantu menjembatani aspirasi warga sesuai bidang tugas dan kewenangan masing-masing.

#DPRD Wajo