RAKYATKU. COM,JAKARTA, — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi mendapatkan persetujuan pemegang saham independen dalam RUPSLB untuk melakukan pemisahan aset dan bisnis (spin-off) wholesale fiber connectivity ke anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia).
Aksi korporasi ini ditandai dengan penandatanganan akta pemisahan (deed of spin-off) oleh Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno dan Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf pada hari yang sama.
Konsolidasi Aset Rp85,7 Triliun
Melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2 ini, lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan Telkom dikonsolidasikan ke InfraNexia dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp85,7 triliun. Cakupan aset tersebut meliputi:
Sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optic.
Termasuk 26.000 km Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik.
Didukung oleh 4 area, 12 regional, dan 61 distrik di seluruh Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi TLKM 30 untuk mentransformasi Telkom dari Operating Holding menjadi Strategic Holding (model HoldCo-OpCo) guna memonetisasi aset bernilai tinggi dan memperkuat bisnis B2B Infrastructure.
Infrastruktur Siap AI (AI Ready) dan Open-Access
InfraNexia akan beroperasi dengan model bisnis carrier-neutral dan open-access melalui dua lini utama: Wholesale Connectivity dan Wholesale FTTx. Direktur Utama InfraNexia, Lukman Hakim Abd. Rauf, menegaskan bahwa InfraNexia disiapkan sebagai AI Ready Infrastructure yang terintegrasi untuk mendukung perkembangan teknologi AI, cloud, hingga data center di Indonesia.
Susunan Baru Dewan Komisaris dan Direksi Telkom (Pasca-RUPSLB 2026)
Selain menyetujui spin-off, RUPSLB juga menetapkan perubahan susunan pengurus Perseroan:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo
Komisaris: Ossy Darmawan
Komisaris: Rizal Mallarangeng
Komisaris: Edwin Hidayat Abdullah
Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim
Komisaris Independen: Anthony Leong
Komisaris Independen: Deswandhy Agusman
Komisaris Independen: Ira Noviarti
Jajaran Direksi:
Direktur Utama: Nanang Hendarno
Direktur Enterprise & Business Service: Veranita Yosephine
Direktur Human Capital Management: Willy Saelan
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra
Direktur Network: Budi Satria Dharma Purba
Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Seno Soemadji
Direktur Wholesale & International Service: Radita Ali Putra
Direktur IT Digital: Kharim I. G. Siregar
Direktur Legal & Compliance: Andy Kelana
