RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Proses tender untuk pengadaan kain program seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP sudah selesai. Hal ini seperti disampaikan Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda pada Senin, 7 September 2026.
“Insyaallah bulan ini selesai. Kalau sudah ada BAST (Berita Acara Serah Terima) untuk kainnya maka kita akan laksanakan penjahitannya. Penjahitan akan menggunakan sistem kontrak payung dengan beberapa penjahit,” jelas Zulkifly.
Kontrak payung yang disiapkan berupa kontrak harga satuan dalam periode tertentu. Spesifikasi jahitan dan harga sudah ditetapkan. Adapun volume pengerjaan akan menyesuaikan kebutuhan.
Baca Juga : Sekda Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda Tinjau TPA Tamangapa
“Kontrak payung ini kita laksanakan untuk efisiensi waktu dan menghindari kenaikan harga. Besok insyaallah sudah mulai ditandatangani dengan beberapa penjahit,” tambahnya.
Zulkifly menyebut, dengan sistem ini penjahit dapat langsung bekerja setelah kain tersedia sesuai spesifikasi yang telah dikunci. Mayoritas penjahit yang dilibatkan berasal dari UMKM lokal. Namun, banyak di antara mereka belum memahami regulasi pengadaan barang dan jasa, sehingga perlu sosialisasi lebih lanjut.
“Penjahit-penjahit UMKM kita sebenarnya bisa berpartisipasi, hanya saja kurang tersosialisasi untuk masuk ke etalase pengadaan barang dan jasa. Ini yang sementara dilakukan oleh SKPD terkait,” jelasnya.
Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Makassar Akan Dibuka oleh Menteri Agama RI
Adapun proses penjahitan diperkirakan sekitar satu bulan. Setelah selesai, seragam akan langsung didistribusikan ke sekolah-sekolah. Pemerintah menargetkan distribusi seragam sekolah gratis dapat dilakukan pada awal Oktober 2026, meski ada kemungkinan sedikit keterlambatan.
“Kalau sudah selesai dijahit langsung kita drop untuk dibagikan. Minimal kegiatan ini aman, sesuai regulasi dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
