Sabtu, 25 Juli 2026 19:24

Kalla Translog Perkuat Komitmen ESG, Rehabilitasi Pesisir Lewat Penanaman 31.000 Bibit Mangrove di Pangkep

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kalla Translog melalui program Aksi Mangrove Lestari menanam 31.000 bibit mangrove di kawasan konservasi Hutan Mangrove Pesisir Tekkolabbua, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu (25/7/2026).
Kalla Translog melalui program Aksi Mangrove Lestari menanam 31.000 bibit mangrove di kawasan konservasi Hutan Mangrove Pesisir Tekkolabbua, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu (25/7/2026).

Kalla Translog menanam 31.000 bibit mangrove di kawasan konservasi Pangkep sebagai bagian dari implementasi ESG dan Kalla for Life untuk memperkuat ekosistem pesisir, menyerap karbon, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Di tengah meningkatnya ancaman abrasi, perubahan iklim, dan degradasi ekosistem pesisir, rehabilitasi hutan mangrove menjadi salah satu solusi berbasis alam yang dinilai paling efektif. Selain mampu melindungi garis pantai, mangrove juga berperan penting menyerap emisi karbon sekaligus menjaga keanekaragaman hayati.

Komitmen itulah yang kembali ditegaskan Kalla Translog" href="https://rakyatku.com/tag/kalla-translog">Kalla Translog melalui program mangrove Lestari" href="https://rakyatku.com/tag/aksi-mangrove-lestari">Aksi Mangrove Lestari dengan menanam 31.000 bibit mangrove di kawasan konservasi Hutan Mangrove Pesisir Tekkolabbua, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu (25/7/2026). Program ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diusung perusahaan melalui semangat Kalla for Life.

Sebanyak 31.000 bibit tersebut ditanam pada area konservasi seluas 3,1 hektare sebagai bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir. Selain membantu menekan laju abrasi, penanaman mangrove juga diharapkan memperkuat fungsi ekologis kawasan sebagai penyerap karbon alami sekaligus habitat bagi berbagai biota pesisir.

Baca Juga : Unismuh Makassar dan Bapas Kelas I Makassar Bersinergi Siapkan Implementasi Pidana Kerja Sosial di Era KUHP Baru

CEO Kalla Translog" href="https://rakyatku.com/tag/kalla-translog">Kalla Translog, Andi Muhammad Gunawan, mengatakan program tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, pelestarian ekosistem membutuhkan konsistensi dan kolaborasi berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi.

"Program ini telah kami jalankan secara konsisten sejak tahun 2022. Kami berharap, upaya yang dilakukan hari ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi warisan yang dapat dinikmati oleh anak cucu kita mendatang. Ini adalah bentuk rasa syukur dan tanggung jawab kami untuk terus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," ujar Gunawan.

Baca Juga : Asmo Sulsel Edukasi Orang Tua SMAN 20 Gowa, Ajak Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara #Cari_Aman

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran manajemen Kalla Translog" href="https://rakyatku.com/tag/kalla-translog">Kalla Translog, relawan internal KALLA, Pemerintah Kabupaten Pangkep, serta Kelompok Tani mangrove yang selama ini aktif menjaga kawasan konservasi. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci dalam memastikan program rehabilitasi mangrove berjalan secara berkelanjutan.

Assistant I Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Drs. Muh. Thamrin, mengapresiasi konsistensi Kalla Translog" href="https://rakyatku.com/tag/kalla-translog">Kalla Translog dalam mendukung pelestarian kawasan pesisir. Menurutnya, keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak hanya ditentukan oleh banyaknya bibit yang ditanam, tetapi juga oleh komitmen merawatnya hingga tumbuh menjadi hutan mangrove yang produktif.

"Yang terpenting, upaya pelestarian ini tidak berhenti pada proses penanaman saja, tetapi juga harus diikuti dengan pemeliharaan secara berkelanjutan," katanya.

Baca Juga : AHM Perkuat Konservasi Pesisir, Tanam 15.000 Mangrove untuk Dukung Ekowisata Tambaksari

Apresiasi serupa disampaikan Hamzah, perwakilan Kelompok Tani Mangrove. Ia menilai keterlibatan dunia usaha memberikan dampak nyata terhadap upaya rehabilitasi kawasan pesisir yang selama ini dilakukan masyarakat.

Menurutnya, selama empat tahun terakhir program tersebut telah memberikan manfaat, baik bagi ekosistem maupun warga sekitar. Bahkan hingga saat ini, KALLA telah memfasilitasi pembibitan sekitar 100.000 bibit mangrove sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.

Bagi Kalla Translog" href="https://rakyatku.com/tag/kalla-translog">Kalla Translog, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusinya dalam menciptakan nilai sosial dan lingkungan. Karena itu, Aksi Mangrove Lestari diharapkan menjadi model kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan ekosistem pesisir sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

#Kalla Translog #Kalla #Aksi Mangrove Lestari #ESG #mangrove #Penanaman Mangrove #Rehabilitasi Pesisir #Konservasi Lingkungan #Lingkungan Hidup #pangkep #Sulawesi Selatan #perubahan iklim #Penyerapan Karbon #pembangunan berkelanjutan #csr #Ekosistem Pesisir #Kalla for Life