Rabu, 22 Juli 2026 12:18

Pertamina Mulai Salurkan Biosolar B50 di Sulawesi, Perkuat Ketahanan Energi dan Transisi Menuju BBM Lebih Ramah Lingkungan

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Implementasi Biosolar B50 telah dimulai di empat provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah,
Implementasi Biosolar B50 telah dimulai di empat provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah,

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mulai menyalurkan Biosolar B50 di empat provinsi melalui 457 SPBU. Langkah ini mendukung transisi energi nasional, ketahanan energi, dan pemanfaatan energi baru terbarukan.

RAKYATKU. COM, MAKASSAR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi memulai implementasi penyaluran Biosolar B50 secara bertahap di wilayah Sulawesi. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional melalui peningkatan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT), sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Implementasi Biosolar B50 telah dimulai di empat provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah, dan akan terus diperluas secara bertahap ke wilayah lainnya sesuai kesiapan infrastruktur logistik serta pasokan di masing-masing daerah.

Kebijakan penggunaan Biosolar B50 menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan pemanfaatan biodiesel berbahan baku minyak sawit dalam bauran energi nasional.

Baca Juga : Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Sulawesi Aman, Distribusi Terus Dioptimalkan hingga Daerah

457 SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50

Sebagai bagian dari implementasi awal, seluruh Main Terminal Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang berada di Makassar, Bitung, Baubau, dan Donggala telah mulai menyalurkan Biosolar B50.

Sementara itu, penerapan di End Terminal dilakukan secara bertahap mengikuti jadwal kedatangan kapal suplai di masing-masing wilayah. Hingga saat ini, Fuel Terminal Kendari telah lebih dahulu melakukan penyaluran, sedangkan terminal lainnya akan menyusul setelah menerima pasokan.

Baca Juga : Pertamina Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra, Dorong Tata Kelola Energi yang Transparan dan Akuntabel

Secara keseluruhan, 457 SPBU di Sulawesi kini telah melayani penyaluran Biosolar B50, dengan rincian:

110 SPBU di Sulawesi Selatan.

235 SPBU di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga : Pertamina Perkuat Daya Saing UMKM di Takalar, Dorong Akses Pembiayaan dan Edukasi Energi untuk Usaha Berkelanjutan

64 SPBU di Sulawesi Utara.

48 SPBU di Sulawesi Tengah.

Jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah seiring selesainya proses implementasi di terminal-terminal penyalur lainnya.

Baca Juga : Harga Bright Gas Turun di Sulawesi, Pertamina Dorong Peralihan ke LPG Nonsubsidi dan Perkuat Penyaluran LPG 3 Kg Tepat Sasaran

Jaga Kualitas Produk dan Keandalan Distribusi

Pertamina memastikan proses transisi menuju Biosolar B50 dilakukan secara terukur dengan tetap menjaga kualitas produk, keandalan distribusi, serta ketersediaan stok BBM di seluruh wilayah.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kesiapan operasional menjadi faktor utama dalam memastikan implementasi Biosolar B50 berjalan tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi BBM, Pastikan Pasokan Energi Tetap Aman di Tengah Dinamika Konsumsi

"Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memastikan seluruh aspek operasional siap mendukung implementasi Biosolar B50. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas produk, keandalan distribusi, serta ketersediaan stok agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik di setiap wilayah," ujar Lilik.

Menurutnya, seluruh tahapan implementasi dilakukan sesuai standar operasional sehingga masyarakat, sektor transportasi, industri, hingga pelaku usaha tetap memperoleh pasokan energi secara optimal selama masa transisi.

Perkuat Kolaborasi dengan Seluruh Pemangku Kepentingan

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi BBM, Pastikan Pasokan Energi Tetap Aman di Tengah Dinamika Konsumsi

Selain kesiapan infrastruktur, Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, regulator, serta mitra operasional agar implementasi Biosolar B50 berjalan sesuai target nasional.

Lilik menegaskan, keberhasilan program transisi energi tidak hanya bergantung pada kesiapan Pertamina, tetapi juga sinergi seluruh pemangku kepentingan.

"Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi Biosolar B50. Pertamina akan terus memastikan proses distribusi berjalan lancar, kualitas produk tetap terjaga, serta pelayanan kepada masyarakat tetap optimal selama tahapan implementasi berlangsung," katanya.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi BBM, Pastikan Pasokan Energi Tetap Aman di Tengah Dinamika Konsumsi

Dukung Target Transisi Energi Nasional

Implementasi Biosolar B50 menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya pemerintah meningkatkan bauran energi terbarukan sekaligus mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi dan industri.

Melalui distribusi yang dilakukan secara bertahap di seluruh Sulawesi, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya sebagai penyedia energi nasional yang tidak hanya menjaga keandalan pasokan BBM, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung agenda transisi energi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

#Pertamina #Pertamina Patra Niaga #Biosolar B50 #Biodiesel #Energi Baru Terbarukan #EBT #Ketahanan Energi #bbm #SPBU #Sulawesi Selatan #Sulawesi Tenggara #sulawesi utara #Sulawesi Tengah #makassar #transisi energi #Energi Ramah Lingkungan.