RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang sport tourism terbesar di Indonesia Timur. Event lari yang akan digelar pada 30–31 Mei 2026 di Anjungan Pantai Losari itu diproyeksikan menghadirkan dampak ekonomi besar bagi Kota Makassar dengan jumlah peserta mencapai 12.400 orang.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menilai kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah akan menjadi promosi besar bagi Kota Makassar melalui pengalaman yang mereka bagikan setelah mengikuti event tersebut.
“Sebanyak 12.400 peserta akan memberikan hal baik untuk Kota Makassar. Mereka pasti akan bercerita tentang Makassar Half Marathon karena event ini sudah menjadi event lari terbesar di Kota Makassar,” ujarnya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Perkuat Regulasi Pengendalian Tembakau
Menurut Munafri, Makassar dinilai layak menjadi tuan rumah event olahraga berskala besar karena didukung infrastruktur kota yang memadai, sektor pariwisata yang berkembang, serta kekayaan kuliner dan oleh-oleh khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Makassar bukan hanya dikenal sebagai kota sport, tetapi juga kota yang hidup dan terus tumbuh. Kita punya makanan yang enak, oleh-oleh khas, dan infrastruktur yang baik untuk mendukung kegiatan seperti ini,” katanya.
Perputaran Ekonomi Diperkirakan Capai Ratusan Miliar
Baca Juga : Wali Kota Munafri Resmikan Kelenteng Ji Li Gong sebagai Simbol Kerukunan
Ajang MHM 2026 diperkirakan menghadirkan 15 ribu hingga 20 ribu pengunjung termasuk keluarga dan pendamping peserta. Tingginya jumlah peserta luar daerah diproyeksikan memberi dampak langsung terhadap sektor hotel, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM lokal.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, menyebut rata-rata pengeluaran peserta diperkirakan mencapai Rp500 ribu hingga Rp2 juta per hari dengan durasi kunjungan sekitar tiga malam.
Dengan perhitungan tersebut, perputaran ekonomi selama event berlangsung diprediksi mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah.
Baca Juga : Pemkot Makassar Terjunkan Perahu Bersihkan Sampah di Laut Losari hingga Dermaga Kayu Bangkoa
“Tentu ini akan menjadi hal yang sangat positif bagi Kota Makassar karena perputaran ekonomi pasti terjadi,” tambah Munafri.
Sosialisasi Aplikasi Lontara
Selain mendorong sport tourism, Pemerintah Kota Makassar juga akan memanfaatkan momentum MHM 2026 untuk memperkenalkan aplikasi super apps “Lontara” kepada masyarakat dan peserta.
Baca Juga : Appi Sebut Kurikulum Berbasis Budaya Lokal Efektif Bentuk Karakter Anak
Munafri menjelaskan aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan atau keluhan secara langsung kepada pemerintah dan akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
“Kami juga akan mensosialisasikan aplikasi Lontara sehingga masyarakat bisa langsung melaporkan jika ada kendala dan akan direspons oleh dinas terkait,” jelasnya.
Ia menegaskan pemerintah kota berkomitmen memastikan keamanan, kenyamanan, dan kesiapan infrastruktur selama pelaksanaan event berlangsung.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Munafri Serahkan Seleksi Baznas ke Tim Independen
“Tugas pemerintah adalah memaksimalkan keamanan, infrastruktur, dan kenyamanan para peserta. Saya berharap seluruh masyarakat ikut terlibat karena event ini wajib kita sukseskan bersama,” tegas Munafri.
Melihat tingginya antusiasme peserta setiap tahun, Munafri bahkan menargetkan jumlah peserta MHM pada tahun depan meningkat menjadi 15 ribu orang.
“Saya sudah minta ke panitia, tahun depan target peserta harus mencapai 15 ribu,” ujarnya.
