RAKYATKU.COM, JAKARTA – Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) memasuki babak baru penguatan organisasi setelah menetapkan Maruarar Sirait sebagai Ketua Umum periode 2026–2031 dalam Kongres VII yang digelar pada 30 April hingga 2 Mei 2026 di Jakarta.
Kongres tersebut tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi gagasan dan arah organisasi sebagai wadah kaum intelektual Kristen yang diharapkan semakin relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Ketua DPD PIKI Sulawesi Selatan, Dr Boas, menilai proses pemilihan berjalan dengan menjunjung tinggi nilai integritas dan kepercayaan.
Baca Juga : Kinerja Tumbuh di Tengah Kompetisi Ketat, Bluebird Raup Rp1,45 Triliun di Awal 2026
“Kami menyaksikan langsung prosesnya. Semua berjalan secara murni, berbasis dukungan nyata dari peserta kongres. Ini penting untuk menjaga marwah organisasi,” ujarnya.
Menurut Dr Boas, keterlibatan daerah menjadi elemen penting dalam memastikan PIKI tetap inklusif dan kuat secara nasional.
“Daerah bukan hanya pelengkap, tetapi bagian dari penguatan organisasi. Dari sinilah lahir gagasan-gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga : Kartini BISA Fest Telkom: Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Standarisasi
Ia juga menegaskan bahwa PIKI ke depan harus semakin aktif berkontribusi sebagai mitra pemerintah, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, dan pengembangan potensi daerah.
“PIKI punya tanggung jawab untuk hadir memberikan solusi. Kita tidak hanya berdiskusi, tetapi harus mampu memberi dampak nyata,” katanya.
Arah Kepemimpinan Baru
Baca Juga : Adira Finance Tancap Gas di Tengah Tekanan Global, Pembiayaan Melonjak 52 Persen
Usai terpilih, Maruarar Sirait menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi sebagai ruang kolaborasi intelektual yang produktif.
“PIKI harus menjadi tempat lahirnya gagasan yang bisa diwujudkan. Kita ingin berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan,” ujarnya dalam pernyataan kepada media.
Ia menambahkan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia dan jejaring antaranggota akan menjadi prioritas utama.
Baca Juga : DPRD Makassar Dukung Larangan Pungutan Perpisahan Sekolah, Kepala Sekolah Diingatkan Taat
“Kita ingin melahirkan generasi pemimpin yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap bangsa,” katanya.
Organisasi yang Adaptif
Dengan kepemimpinan baru, PIKI diharapkan mampu bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai intelektual dan kebersamaan.
Baca Juga : Unismuh Genjot Kampus Hijau, Strategi Tembus Peringkat Global
Kongres VII ini menjadi penegasan bahwa PIKI terus bergerak sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga tradisi pemikiran, tetapi juga berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat.
