RAKYATKU.COM, MAKASSAR —Kalla Institute memperkuat perannya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program edukatif Edutalk “Scholarship Hacks & Future Career Planning”, yang membedah strategi lolos beasiswa sekaligus membangun perencanaan karier jangka panjang bagi siswa tingkat akhir.
Program ini hadir sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan informasi dan kompetisi dalam akses pendidikan tinggi, khususnya terkait beasiswa yang kini menjadi salah satu jalur utama mobilitas sosial generasi muda.
Beasiswa Bukan Sekadar Nilai Akademik
Baca Juga : Kalla Translog Perkuat ESG, Donor Darah Rutin dan Distribusi Bibit Pohon Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan
Rektor Kalla Institute, Syamril, menegaskan bahwa keberhasilan meraih beasiswa ditentukan oleh kombinasi tiga faktor utama: kemauan, kemampuan, dan konsistensi waktu.
“Tiga hal ini menjadi fondasi. Tidak cukup hanya pintar, tetapi juga harus punya kemauan kuat dan konsisten mencari peluang,” ujarnya.
Pendekatan ini menegaskan bahwa seleksi beasiswa saat ini semakin menekankan pada kesiapan holistik, bukan sekadar capaian akademik.
Baca Juga : Masuk 900 Besar, Unhas Kini Bidik 500 Dunia dengan Strategi Agresif
Aktivitas Non-Akademik Jadi Penentu
Sekretaris Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Mustaqim, menambahkan bahwa siswa perlu memperkuat portofolio melalui kegiatan non-akademik seperti organisasi, olahraga, dan aktivitas sosial.
“Keaktifan di luar kelas menunjukkan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan adaptasi, yang menjadi nilai tambah dalam seleksi beasiswa,” jelasnya.
Baca Juga : Astra Motor Sulsel Perkuat Ekosistem Komunitas dan Edukasi Safety Riding, Dongkrak Loyalitas Konsumen Honda
Pentingnya Self-Awareness dan Perencanaan Karier
Dari sisi psikologis, Kepala Career Development Center Kalla Institute, Abdi Winarni Wahid, menekankan pentingnya pemahaman diri (self-awareness) dalam menentukan jurusan dan arah karier.
Menurutnya, penerima beasiswa umumnya memiliki visi yang jelas serta orientasi kontribusi terhadap lingkungan.
Baca Juga : Unismuh Makassar Perkuat Daya Saing SDM Hukum Bisnis, Bidik Akreditasi Unggul dan Standar Global
“Beasiswa tidak hanya mencari individu cerdas, tetapi juga yang memiliki arah hidup dan dampak yang ingin dicapai,” tegasnya.
Sebagai bagian dari pendekatan ini, peserta juga mengikuti tes minat dan bakat, guna membantu mereka mengenali potensi serta menentukan jalur pendidikan yang tepat.
Visi Jangka Panjang Jadi Kunci Lolos Beasiswa Global
Baca Juga : MG Perkuat Pasar EV di Indonesia Timur, MGS5 EV Tawarkan SUV Listrik Efisien Berbasis Teknologi RWD
Pengalaman praktis disampaikan oleh Rahmat Syarif, dosen Kalla Institute sekaligus alumni penerima beasiswa LPDP di Australia. Ia menekankan pentingnya visi jangka panjang sebagai faktor pembeda dalam seleksi.
“Pelamar yang kuat biasanya memiliki rencana 5 hingga 10 tahun ke depan, termasuk kontribusi yang akan diberikan,” ujarnya.
Hal ini menunjukkan bahwa lembaga pemberi beasiswa kini semakin selektif dalam memilih kandidat yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki impact-oriented mindset.
Baca Juga : MG Perkuat Pasar EV di Indonesia Timur, MGS5 EV Tawarkan SUV Listrik Efisien Berbasis Teknologi RWD
Integrasi Pendidikan dan Dunia Industri
Sebagai kampus berbasis bisnis dan teknologi, Kalla Institute menawarkan pendekatan pembelajaran yang terintegrasi dengan dunia industri, mulai dari interaksi langsung dengan praktisi, kunjungan industri, hingga peluang membangun usaha sejak masa kuliah.
Model ini dinilai relevan dalam menjawab kebutuhan pasar kerja yang semakin dinamis dan kompetitif.
Baca Juga : MG Perkuat Pasar EV di Indonesia Timur, MGS5 EV Tawarkan SUV Listrik Efisien Berbasis Teknologi RWD
Dorong Akses Pendidikan dan Daya Saing SDM
Melalui program ini, Kalla Institute tidak hanya memberikan edukasi teknis terkait beasiswa, tetapi juga mendorong peningkatan daya saing generasi muda melalui penguatan mindset, keterampilan, dan perencanaan karier.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya lebih luas dalam menciptakan SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
