Rabu, 22 April 2026 19:49
Untuk menjamin kelancaran operasional, Pertamina telah menyiapkan pasokan Avtur sekitar 630 kiloliter selama fase keberangkatan. Setiap penerbangan diperkirakan membutuhkan 14 hingga 16 kiloliter Avtur, dengan standar kualitas dan keselamatan yang dijaga ketat.
Editor : Lisa Emilda

RAKYATKU.COM, MAKASSAR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan Haji 2026 melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin. Komitmen ini ditandai dengan pelaksanaan pengisian avtur perdana pada 22 April 2026, sebagai awal fase keberangkatan jamaah.

 

Momentum refueling perdana tersebut menjadi indikator awal kesiapan operasional energi penerbangan, terutama dalam menghadapi lonjakan aktivitas transportasi udara selama musim haji.

Operasional Haji 2026 terbagi dalam dua fase, yakni fase keberangkatan pada 21 April hingga 21 Mei 2026, serta fase kepulangan jamaah pada 31 Mei hingga 30 Juni 2026. Pada fase awal, penerbangan dari Embarkasi Makassar (UPG) menuju Kualanamu sebagai titik transit diproyeksikan melayani sekitar 43 kelompok terbang (kloter).

Baca Juga : Dorong Pertanian Berkelanjutan, Alokasi Pupuk Organik Sulsel Naik Tajam

Untuk menjamin kelancaran operasional, Pertamina telah menyiapkan pasokan Avtur sekitar 630 kiloliter selama fase keberangkatan. Setiap penerbangan diperkirakan membutuhkan 14 hingga 16 kiloliter Avtur, dengan standar kualitas dan keselamatan yang dijaga ketat.

 

Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar, menegaskan seluruh sistem operasional telah disiapkan secara terintegrasi, mulai dari kesiapan sumber daya manusia hingga keandalan fasilitas penyaluran.

“Seluruh proses kami jalankan dengan pengawasan ketat, baik dari sisi kualitas maupun ketepatan waktu, agar setiap penerbangan haji dapat terlayani dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Baca Juga : Pelepasan Jemaah Haji Wajo, Bupati dan Wabup Tekankan Nilai Yassiwajori dan Kesiapan Fisik

Ia menambahkan, kesiapan sejak awal fase keberangkatan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas operasional sepanjang musim haji.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa dukungan terhadap penerbangan haji merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan distribusi energi nasional.

Pertamina memastikan kebutuhan Avtur terpenuhi melalui sistem distribusi yang andal dan pengawasan berlapis, khususnya pada momen penting seperti penyelenggaraan ibadah haji,” jelasnya.

Baca Juga : Indosat Garap Segmen Haji, Paket Tri Ibadah Tawarkan Kuota Besar dan Fleksibel

Selain dukungan operasional, Pertamina juga menyampaikan doa bagi seluruh jamaah agar perjalanan ibadah berjalan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Dengan kesiapan stok, infrastruktur, dan pengawasan yang ketat, Pertamina optimistis seluruh rangkaian operasional penerbangan Haji 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.