RAKYATKU. COM, MAKASSAR-- Momentum pasca-Ramadan dimanfaatkan Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Melalui kegiatan Halal Bihalal di Makassar, OJK menegaskan pentingnya sinergi dalam mendorong pengembangan sektor jasa keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, lembaga vertikal, perwakilan industri jasa keuangan, hingga akademisi. Forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan dan memperkuat kepercayaan antarinstansi.
Kolaborasi Jadi Kunci
Baca Juga : Kolaborasi FMCG–Properti Dorong Ekspansi Leisure, Taro Waterpark Jadi Uji Pasar Baru di Makassar
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan sektor keuangan di daerah sangat bergantung pada kerja sama antara regulator, pemerintah, dan pelaku industri.
Menurutnya, kolaborasi yang terbangun selama ini telah mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor keuangan syariah yang terus berkembang di Sulawesi Selatan.
Capaian GERAK Syariah Signifikan
Dalam kesempatan tersebut, OJK juga memaparkan capaian program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 (GERAK Syariah) yang mencatat 98 kegiatan edukasi dengan jangkauan lebih dari 903 ribu peserta selama Ramadan 2026.
Capaian ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap literasi keuangan berbasis syariah, sekaligus menjadi indikator penting dalam memperluas inklusi keuangan di daerah.
Apresiasi untuk Industri dan Masyarakat
Baca Juga : Kalla Imbau Hentikan Aksi Dukungan ke Jusuf Kalla, Minta Masyarakat Jaga Kondusivitas
OJK turut memberikan penghargaan kepada pelaku industri jasa keuangan dan masyarakat yang berkontribusi dalam literasi dan inklusi keuangan syariah. Beberapa di antaranya adalah:
Bank Sulselbar untuk kategori literasi keuangan syariah termasif
Bank Syariah Indonesia untuk inklusi keuangan tertinggi
Baca Juga : Dosen Kalla Institute Tembus Hibah Nasional 2026, Perkuat Riset Terapan dan Dampak ke Masyarakat
Bank Mandiri untuk kegiatan sosial inspiratif
Selain itu, masyarakat umum juga mendapatkan apresiasi melalui lomba konten edukasi keuangan di media sosial.
Dorong Kesejahteraan Melalui Literasi Keuangan
Baca Juga : Bugis Waterpark Genjot Kunjungan Akhir Pekan Lewat Promo Tiket Hemat “Funventure”
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menekankan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan harus dilakukan secara kolaboratif.
Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Bangun Ekosistem Keuangan Berkelanjutan
Baca Juga : Bugis Waterpark Genjot Kunjungan Akhir Pekan Lewat Promo Tiket Hemat “Funventure”
Melalui kegiatan ini, OJK berharap kolaborasi lintas sektor semakin solid dalam membangun ekosistem jasa keuangan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi titik temu strategis untuk memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah melalui sektor keuangan.
