RAKYATKU.COM, MAKASSAR –Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar terus memperkuat jejaring internasional melalui pengenalan budaya global. Melalui Unit Bahasa, kampus ini menggelar Jepang" href="https://rakyatku.com/tag/festival-jepang">Festival Jepang bertajuk “Mari Merasakan Jepang” di Hotel D’Anjong, Kampus Poltekpar Makassar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan kerja sama Indonesia–Jepang, khususnya dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang berdaya saing global.
Festival tersebut diikuti oleh pelajar dari SMA Negeri 5, SMA Negeri 17, dan SMA Negeri 21 Makassar, serta dihadiri perwakilan volunteer Jepang dan jaringan Poltekpar di bawah Kementerian Pariwisata. Sebanyak sembilan volunteer asal Jepang turut ambil bagian, memperkaya interaksi lintas budaya secara langsung.
Baca Juga : GMTD Perkuat Komitmen Sosial, Salurkan Bantuan ke Lima Panti Asuhan di Tanjung Bunga
Dukungan juga datang dari Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui dua tenaga pengajar, yakni Maruyama Isamu (bahasa Jepang) dan Kinoshita Kurumi (kuliner Jepang). Kehadiran mereka memperkuat kolaborasi bilateral yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh proses pembelajaran di kampus.
Ketua Panitia, Hj. Ratnah, M.Pd., menyampaikan bahwa festival ini dirancang sebagai ruang edukasi sekaligus diplomasi budaya.
“Festival ini bukan sekadar pengenalan Jepang" href="https://rakyatku.com/tag/budaya-jepang">budaya Jepang, tetapi juga menjadi jembatan untuk mempererat hubungan kerja sama Indonesia dan Jepang,” ujarnya.
Baca Juga : Asmo Sulsel Dukung Kreativitas Mahasiswa, Edukasi Safety Riding di Event “Ride to Campus”
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par., menegaskan bahwa kolaborasi internasional menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, khususnya di sektor pariwisata yang sangat dinamis.
“Ini adalah bentuk nyata sinergi dengan mitra Jepang. Kami berharap kerja sama ini terus berkembang, tidak hanya di bidang budaya, tetapi juga dalam peningkatan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.
Pembukaan festival ditandai dengan permainan tradisional Jepang katekombō, sebagai simbol dimulainya interaksi budaya yang penuh kebersamaan.
Baca Juga : Unismuh Makassar Buka Sejarah Baru, Terima Angkatan Perdana Profesi Apoteker
Salah satu sesi utama menghadirkan Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Dr. Koichi Ohashi, Ph.D., yang memaparkan kondisi Jepang terkini, mulai dari aspek sosial hingga peluang kerja sama, termasuk program beasiswa. Sesi berlangsung interaktif dengan tanya jawab dan ditutup dengan permainan kendama yang melibatkan peserta.
Pengalaman budaya semakin terasa melalui berbagai booth tematik, seperti kuliner Jepang (sushi, takoyaki), penggunaan yukata, kaligrafi shodō, hingga tradisi minum teh Jepang. Peserta juga mencoba permainan tradisional seperti origami dan kendama dengan pendampingan langsung dari volunteer Jepang.
Tak hanya itu, peserta juga dibekali tips praktis mempelajari bahasa Jepang oleh Taufik Hafid, S.Pd., yang disambut antusias oleh siswa.
Baca Juga : Hangatnya Idul Fitri, Asmo Sulsel Berbagi dengan Anak Panti dalam Momentum Halal Bihalal
Kegiatan ditutup dengan kuis interaktif yang memperkuat pemahaman peserta terhadap Jepang" href="https://rakyatku.com/tag/budaya-jepang">budaya Jepang secara menyenangkan dan edukatif.
Melalui festival ini, Poltekpar Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama internasional, sekaligus membekali mahasiswa dengan kemampuan bahasa dan pemahaman lintas budaya sebagai modal utama menghadapi persaingan global di industri pariwisata.
