RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Tren kendaraan ramah lingkungan mulai menunjukkan peningkatan signifikan di kawasan Indonesia Timur. Hal ini tercermin dari tingginya minat masyarakat terhadap Toyota New Veloz Hybrid, yang kini mencatatkan pemesanan lebih dari 500 unit di wilayah Sulawesi.
Capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa teknologi elektrifikasi mulai diterima luas oleh konsumen, terutama di segmen MPV keluarga yang selama ini menjadi tulang punggung pasar otomotif nasional.
General Manager Marketing Kalla Toyota, Suliadin, mengungkapkan bahwa antusiasme konsumen terhadap varian hybrid Veloz cukup tinggi sejak diperkenalkan kepada publik.
Baca Juga : Momentum Kartini, Kalla Toyota Genjot Penjualan Lewat Skema Kredit Bunga Rendah
“Data kami menunjukkan pemesanan sudah mencapai lebih dari 500 unit, bahkan sebelum distribusi unit dilakukan secara penuh,” ujar Suliadin di Makassar.
Menurutnya, lonjakan pemesanan ini menjadi indikator bahwa konsumen di Sulawesi semakin terbuka terhadap kendaraan dengan teknologi ramah lingkungan dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Hybrid makin dilirik konsumen
Baca Juga : Kian Dominan, Penjualan Toyota Raize Naik 30 Persen di Awal 2026
New Veloz Hybrid hadir sebagai salah satu strategi Toyota dalam memperluas adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Mobil ini menggunakan mesin 1.5 liter dengan teknologi Toyota Hybrid System (THS) yang mengombinasikan mesin bensin dengan motor listrik. Sistem ini memungkinkan kendaraan beroperasi lebih efisien tanpa memerlukan pengisian baterai eksternal karena menggunakan teknologi self-charging hybrid.
Dari sisi efisiensi, konsumsi bahan bakar mobil ini diklaim mampu mencapai sekitar 28,9 km per liter pada rute kombinasi, angka yang cukup impresif untuk kendaraan di kelas MPV keluarga.
Baca Juga : Toyota Uji Pasar Hybrid di Makassar, Veloz Hybrid EV Jadi Senjata Hadapi Ancaman Krisis Energi
Selain efisiensi bahan bakar, Veloz Hybrid juga dilengkapi berbagai teknologi keselamatan modern seperti Toyota Safety Sense, Adaptive Cruise Control, hingga Panoramic View Monitor yang memberikan pengalaman berkendara lebih aman dan nyaman.
Distribusi unit bertahap jelang Lebaran
Untuk memenuhi tingginya permintaan pasar, Kalla Toyota telah menyiapkan distribusi unit secara bertahap.
Baca Juga : Toyota Agya Stylix, Senjata Baru Anak Muda Taklukkan Jalanan Kota
Suliadin menjelaskan, pada tahap awal pihaknya telah mendapatkan alokasi sekitar 155 unit untuk pengiriman pada bulan Maret.
“Kami berupaya agar unit yang tersedia bisa sampai ke tangan konsumen sebelum Lebaran sehingga dapat digunakan untuk perjalanan mudik,” jelasnya.
Sementara itu, sisa pemesanan yang belum terpenuhi dijadwalkan akan disuplai pada April 2026.
Baca Juga : Jalur Mudik Sulsel Dipantau, Kalla Toyota Siagakan Posko 24 Jam dan Layanan Darurat
Target 2.000 unit pada 2026
Melihat tingginya respons pasar, Kalla Toyota optimistis varian hybrid ini akan menjadi salah satu model penting di segmen MPV.
Perusahaan bahkan menargetkan penjualan sekitar 2.000 unit Veloz Hybrid sepanjang 2026 di wilayah Sulawesi.
Baca Juga : Jalur Mudik Sulsel Dipantau, Kalla Toyota Siagakan Posko 24 Jam dan Layanan Darurat
Target tersebut dinilai realistis mengingat tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus mengalami peningkatan, didukung oleh kesadaran konsumen terhadap efisiensi bahan bakar serta teknologi ramah lingkungan.
Siap menjadi MPV hybrid populer
Kehadiran Veloz Hybrid juga memperkuat langkah Toyota dalam memperluas lini kendaraan elektrifikasi di Indonesia, setelah sebelumnya menghadirkan model hybrid seperti Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid.
Baca Juga : Jalur Mudik Sulsel Dipantau, Kalla Toyota Siagakan Posko 24 Jam dan Layanan Darurat
Dengan harga mulai sekitar Rp300 jutaan hingga Rp390 jutaan untuk wilayah Sulawesi, Veloz Hybrid menawarkan kombinasi antara efisiensi, teknologi, serta kenyamanan yang tetap relevan dengan kebutuhan mobilitas keluarga modern.
Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Veloz Hybrid akan menjadi salah satu MPV hybrid paling populer di kawasan Indonesia Timur.
“Mobil ini kami harapkan bisa menjadi pilihan keluarga modern sekaligus menjadi bagian dari transformasi kendaraan ramah lingkungan di Sulawesi,” tutup Suliadin.
