RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Rapat Kerja Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (BPW-KWMSB) Sulsel di Gedung Makassar Government Center (MGC), Minggu (8/2/2026). Munafri hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa.
Wali Kota menyebut melihat potensi besar dari komoditas unggulan asal Sulawesi Barat, seperti minyak Mandar, ikan kering, paja, hingga pisang dan gula merah yang sangat diminati di Makassar. Namun, ia menilai perlu ada langkah konkret untuk mempermudah akses konsumen.
"Kenapa kita tidak punya gerai Mandar di Makassar? ini mungkin bagus diinisiasi oleh ibu-ibu Kerukunan Wanita Mandar ini," ujar Munafri Arifuddin di hadapan para pengurus.
Baca Juga : Karebosi Ramadan Fair Diharapkan Dongkrak Omzet dan Pendapatan UMKM
Menurutnya, di era sekarang, produk harus mendekati pemakainya dan mudah diakses. Dengan adanya gerai tetap di lokasi strategis, warga Makassar maupun warga Mandar yang merantau tidak perlu lagi kesulitan mencari produk autentik.
Selain aspek ekonomi, Munafri juga memberikan dorongan agar para pengurus menyusun program kerja yang efektif. Ia menekankan pentingnya kualitas pelaksanaan program dibandingkan sekadar jumlahnya.
"Biar sedikit (program kerja) tapi bisa dieksekusi, daripada banyak tapi tidak ada yang selesai," tegasnya.
Baca Juga : Gubernur Andi Sudirman Sebut Harga Sembako Relatif Terkendali Saat Ramadhan
Munafri menegaskan bahwa Makassar adalah kota multi-etnis di mana berbagai suku, termasuk Mandar, tumbuh berdampingan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.
Ia juga berharap organisasi ini menjadi wadah bagi para pengurus untuk mengeksplorasi kemampuan diri dan menghasilkan karya nyata bagi masyarakat. Munafri berharap kebudayaan Mandar yang kaya dapat terus dipromosikan hingga ke tingkat global.
