RAKYATKU. COM, MAKASSAR– Popularitas sepeda motor listrik terus meningkat seiring berkembangnya teknologi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Selain menawarkan biaya operasional yang lebih efisien dan bebas emisi, motor listrik juga memiliki karakteristik berkendara yang berbeda dibandingkan sepeda motor konvensional berbahan bakar bensin.
Perbedaan tersebut membuat pengendara perlu memahami teknik berkendara yang tepat agar tetap aman dan nyaman saat menggunakan kendaraan listrik di jalan raya.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Tenggara, Wanny Dewa, mengatakan bahwa secara umum prinsip keselamatan berkendara tetap sama, baik menggunakan motor listrik maupun motor konvensional. Namun, ada beberapa karakteristik khusus pada motor listrik yang perlu dipahami oleh pengguna.
Baca Juga : Edukasi Keselamatan Tak Kenal Usia, Astra Motor Sulsel Latih Warga Lansia Jadi Pembonceng yang Aman
"Motor listrik memiliki torsi yang keluar secara instan saat tuas gas diputar. Karena itu pengendara perlu lebih halus dalam mengoperasikan throttle agar akselerasi tetap terkendali, terutama saat berkendara di area padat atau jalan licin," ujar Wanny.
Menurutnya, salah satu kesalahan yang sering dilakukan pengguna baru motor listrik adalah terlalu cepat membuka gas karena terbiasa dengan karakter motor konvensional yang akselerasinya bertahap.
Akselerasi Lebih Responsif
Baca Juga : Peserta Jalan Sehat Milad Unismuh Tembus 3.000 Orang, Panitia Optimistis Capai 4.000 Peserta
Wanny menjelaskan, motor listrik memiliki tenaga yang langsung tersalurkan sejak putaran awal. Kondisi tersebut membuat kendaraan terasa lebih responsif ketika mulai bergerak.
Karena itu, pengendara disarankan selalu memastikan posisi kendaraan stabil sebelum menarik tuas gas, terutama saat berboncengan atau berada di area parkir.
"Karakter motor listrik yang responsif menjadi keunggulan, tetapi juga harus diimbangi kemampuan pengendara dalam mengontrol kendaraan," katanya.
Tetap Waspada Karena Suara Motor Lebih Senyap
Perbedaan lain yang cukup signifikan adalah suara mesin yang jauh lebih senyap dibandingkan motor konvensional.
Menurut Wanny, kondisi ini memberikan kenyamanan bagi pengendara, tetapi juga menuntut kewaspadaan lebih tinggi karena pengguna jalan lain terkadang tidak menyadari keberadaan motor listrik yang melintas.
"Pengendara harus lebih memperhatikan situasi sekitar dan menggunakan klakson secara bijak saat diperlukan agar keberadaan kendaraan tetap diketahui pengguna jalan lain," jelasnya.
Perhatikan Kondisi Baterai
Jika pada motor konvensional pengendara terbiasa memantau ketersediaan bahan bakar, maka pada motor listrik perhatian utama berada pada kapasitas baterai.
Baca Juga : Dari Avanza ke Zenix: Kisah Konsumen Menjaga Nilai Investasi Melalui Toyota
Wanny mengingatkan pengguna agar selalu memeriksa sisa daya sebelum melakukan perjalanan, khususnya untuk rute yang cukup jauh.
"Pastikan baterai dalam kondisi cukup dan sesuaikan jarak tempuh dengan kapasitas yang tersedia. Jangan sampai kehabisan daya di tengah perjalanan," ujarnya.
Tetap Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap
Baca Juga : Dari Avanza ke Zenix: Kisah Konsumen Menjaga Nilai Investasi Melalui Toyota
Meskipun motor listrik identik dengan kendaraan modern dan ramah lingkungan, aspek keselamatan dasar tetap tidak boleh diabaikan.
Pengendara wajib menggunakan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu tertutup untuk meminimalkan risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.
Menurut Wanny, perlengkapan keselamatan merupakan perlindungan utama yang wajib digunakan pada semua jenis kendaraan roda dua tanpa terkecuali.
Baca Juga : Dari Avanza ke Zenix: Kisah Konsumen Menjaga Nilai Investasi Melalui Toyota
Jaga Fokus dan Hindari Distraksi
Selain memahami karakter kendaraan, faktor manusia tetap menjadi penyebab terbesar kecelakaan lalu lintas.
Karena itu, pengendara motor listrik tetap harus menjaga konsentrasi, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Baca Juga : Dari Avanza ke Zenix: Kisah Konsumen Menjaga Nilai Investasi Melalui Toyota
"Teknologi kendaraan terus berkembang, tetapi keselamatan tetap ditentukan oleh perilaku pengendaranya. Karena itu kami selalu mengajak masyarakat untuk menerapkan budaya #Cari_Aman dalam setiap perjalanan," tegas Wanny.
Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, edukasi keselamatan berkendara menjadi bagian penting agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi baru tersebut secara aman, nyaman, dan bertanggung jawab di jalan raya.
