RAKYATKU COM, JAKARTA — Memasuki awal tahun 2026, BYD Haka menghadirkan angin segar bagi pasar kendaraan listrik nasional dengan memperpanjang program penjualan khusus dari ATPM BYD. Melalui skema kepemilikan yang lebih terjangkau dan berorientasi jangka panjang, Haka Auto memperkuat posisinya sebagai salah satu motor penggerak adopsi mobil listrik di Indonesia.
Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin rasional dalam mempertimbangkan efisiensi biaya, kemudahan perawatan, serta nilai keberlanjutan. Seiring meningkatnya kesiapan infrastruktur dan ekosistem kendaraan listrik, BYD Haka melihat momentum awal 2026 sebagai fase penting dalam transisi mobilitas nasional.
Sales Support Manager PT Bumi Hijau Motor, Bayu Marfiadi, menjelaskan bahwa perpanjangan program ini bukan sekadar strategi penjualan, melainkan upaya membangun kepercayaan jangka panjang konsumen terhadap kendaraan listrik.
Baca Juga : Dorong Transaksi Ritel, MaRI dan NIPAH PARK Gulirkan Program Shop & Greet Berhadiah Mobil Listrik BYD
“Kami ingin konsumen melihat mobil listrik bukan hanya sebagai alternatif, tetapi sebagai solusi mobilitas yang masuk akal secara ekonomi. Program ini memberikan kepastian biaya kepemilikan sekaligus kenyamanan dalam jangka panjang,” ujar Bayu.
Fokus pada Nilai Kepemilikan Jangka Panjang
Dalam sales program awal 2026 ini, BYD Haka menawarkan Free Maintenance hingga 4 tahun atau 60.000 kilometer, yang memberikan kepastian biaya perawatan bagi pemilik kendaraan listrik. Untuk model tertentu, konsumen juga memperoleh Free Insurance hingga 2 tahun, sehingga risiko kepemilikan dapat ditekan sejak awal.
Baca Juga : BYD Mulai Garap Pasar Timur Indonesia, Debut di GIIAS Makassar 2025 Perkuat Ekosistem Mobil Listrik Nasional
Selain itu, tersedia pula program trade-in dan trade-up bagi konsumen yang ingin beralih dari kendaraan konvensional ke mobil listrik BYD, dengan benefit kompetitif. Dari sisi pembiayaan, Haka Auto menghadirkan skema uang muka rendah mulai 10 persen serta opsi kredit berbunga ringan untuk model tertentu, memperluas akses kepemilikan bagi berbagai segmen masyarakat.
Ragam Model untuk Berbagai Segmen Konsumen
Program ini mencakup lini kendaraan listrik BYD yang lengkap, mulai dari mobil keluarga, SUV modern, hingga sedan listrik berperforma tinggi. Setiap model mendapatkan paket benefit yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan pengguna, memberikan fleksibilitas bagi konsumen dalam menentukan pilihan.
Baca Juga : GIIAS Makassar 2025 Resmi Dibuka, Wali Kota Munafri Apresiasi Kepercayaan GAIKINDO
“Produk kendaraan listrik kini semakin matang, infrastrukturnya terus berkembang, dan secara total cost of ownership semakin kompetitif. Ini waktu yang tepat bagi masyarakat untuk beralih,” tambah Bayu.
Perluasan Jaringan Jadi Penguat Ekosistem
Sejalan dengan program penjualan tersebut, Haka Auto juga terus memperluas jaringan dealer dan layanan purna jual BYD dan Danza di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini tidak hanya memperkuat kepercayaan konsumen, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja dan penguatan ekosistem kendaraan listrik di daerah.
Baca Juga : GIIAS 2025 Kembali ke Makassar: Sinyal Kuat Kebangkitan Industri Otomotif di Kawasan Timur
Saat ini, Haka Auto mengelola 11 outlet BYD dan 2 outlet Danza yang tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Malang, Balikpapan, Palu, Manado, hingga Kendari. Ekspansi jaringan akan terus berlanjut sepanjang 2026 dengan rencana pembukaan dealer baru di sejumlah kota strategis di Pulau Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.
Sebagai mega dealer resmi BYD dan Danza, Haka Auto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kendaraan listrik berkualitas, layanan terpadu, serta pengalaman kepemilikan yang berkelanjutan bagi konsumen Indonesia.
