RAKYATKU.COM, PAREPARE--Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare yang dipimpin Sekretaris Daerah, Amarun Agung Hamka, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Fatima Parepare pada Senin (9/3/2026).
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Kunjungan tersebut dilakukan untuk membahas isu yang berkembang terkait dugaan aturan rumah sakit yang tidak memperbolehkan tenaga kerja perempuan menggunakan hijab saat bertugas.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Dalam pertemuan itu, Hamka menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit yang selama ini telah berkontribusi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Parepare.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Parepare Jadi Tuan Rumah Kejurnas Drag Bike Region V dan VI Sulsel Putaran Kelima
Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah juga perlu memastikan regulasi internal rumah sakit tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Menurut Hamka, persoalan ini berkaitan dengan aturan pakaian dinas yang diterapkan rumah sakit kepada tenaga kerja. Dalam praktiknya, pakaian yang disiapkan disebut tidak mengakomodasi penggunaan hijab sehingga memunculkan persepsi adanya larangan.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Ia mengungkapkan bahwa persoalan tersebut juga telah menjadi perhatian Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang meminta jajarannya memberikan penegasan terkait regulasi yang berlaku di rumah sakit tersebut.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Pembinaan Mental dan Religiusitas ke-3 Digelar, Tasming Dorong Pelajar Perkuat Ibadah dan Lancar Mengaji
“Pemerintah daerah mengambil langkah persuasif terkait persoalan ini. Kami berharap ada tindak lanjut dari upaya yang telah dilakukan Pemkot Parepare, mulai dari persuratan hingga pertemuan dengan yayasan yang menaungi rumah sakit,” kata Hamka.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Ia juga berharap pihak rumah sakit segera menyampaikan surat resmi kepada pemerintah kota agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan jelas.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
“Kami harap surat resmi segera dimasukkan, kalau bisa pekan ini sudah ada, sehingga aturan ini bisa kebijakan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Fatima Parepare, Thomas Soharto, menegaskan bahwa pihak rumah sakit maupun yayasan tidak pernah melarang tenaga kerja perempuan untuk mengenakan hijab.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
“Kami tidak pernah, baik yayasan maupun rumah sakit, menyinggung soal larangan berhijab,” jelas Thomas.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Ia menambahkan, pihaknya memahami pentingnya toleransi serta kenyamanan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas pelayanan di rumah sakit.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Thomas juga memastikan akan segera meminta ketegasan dari pihak yayasan agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut, terlebih karena telah menjadi perhatian serius pemerintah.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
“Dalam waktu sesingkat-singkatnya kami akan meminta ketegasan dari yayasan. Saya juga akan mendesak agar dibuat surat resmi yang ditujukan kepada Pemkot Parepare supaya persoalan ini bisa selesai dengan jelas,” katanya.
Baca Juga : Amarun Agung Hamka Pimpin PBSI Parepare, Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Baca Juga : Tasming Hamid: One Day Trail Adventure Selaras dengan Program Parepare sebagai Kota Event
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Baca Juga : Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Munajat Bersama Memohon Turunnya Hujan
Pemkot Parepare berharap sinergi antara pemerintah daerah dan RS Fatimah tetap terjaga sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan optimal tanpa polemik di kemudian hari.(*)
