RAKYATKU.COM,PAREPARE--Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Dr. Andi Arfiah Tasming, resmi membuka pelatihan penjamah makanan siap saji bagi para kader rumah gizi, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Data Sekretariat Daerah Kota Parepare.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
Sebanyak 66 kader rumah gizi dari 22 kelurahan se-Kota Parepare hadir dan mengikuti pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, Andi Arfiah Tasming menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
“Semangat para kader rumah gizi menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan gizi di masyarakat. Pelatihan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam penyajian makanan yang sehat dan aman,” ujar Andi Arfiah.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
Baca Juga : Ramadan Penuh Berkah, PKK Parepare Serentak Bagikan Takjil dan Gelar Amaliyah di Auditorium BJ Habibie
Turut hadir mendampingi Ketua TP PKK yakni Sekretaris PKK beserta Ketua Pokja IV Kota Parepare, Ananda Febriani G. Usbal, dan dr. Nurhamidar Aslan.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
Pelatihan menghadirkan Edy Kusuma Suhardi, SKM., Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, dan Pencegahan serta Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kota Parepare, sebagai narasumber utama.
Baca Juga : TSM Buka Kegiatan Serambi 2026, Minta BI Tingkatkan Skala dan Jumlah Penukaran
Baca Juga : CEO Mario Group Sambit Safari Dakwah Syaikh Palestina di Masjid Binti Marwati
Melalui pelatihan ini, para penjamah makanan dibekali pemahaman mengenai standar penyajian makanan yang aman, sehat, serta sesuai regulasi—mulai dari kebersihan diri hingga pengelolaan lingkungan kerja. (*)
