RAKYATKU.COM,PAREPARE--Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Dr. Andi Arfiah Tasming, resmi membuka pelatihan penjamah makanan siap saji bagi para kader rumah gizi, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Data Sekretariat Daerah Kota Parepare.
Baca Juga : Guru Besar Umpar Wafat, Wali Kota Tasming Hamid Sampaikan Duka Mendalam
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Sebanyak 66 kader rumah gizi dari 22 kelurahan se-Kota Parepare hadir dan mengikuti pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, Andi Arfiah Tasming menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta.
Baca Juga : Guru Besar Umpar Wafat, Wali Kota Tasming Hamid Sampaikan Duka Mendalam
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
“Semangat para kader rumah gizi menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan gizi di masyarakat. Pelatihan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam penyajian makanan yang sehat dan aman,” ujar Andi Arfiah.
Baca Juga : Guru Besar Umpar Wafat, Wali Kota Tasming Hamid Sampaikan Duka Mendalam
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Baca Juga : Parepare Ambil Bagian di MTQ XXXIV Sulsel, Tasming Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani
Turut hadir mendampingi Ketua TP PKK yakni Sekretaris PKK beserta Ketua Pokja IV Kota Parepare, Ananda Febriani G. Usbal, dan dr. Nurhamidar Aslan.
Baca Juga : Guru Besar Umpar Wafat, Wali Kota Tasming Hamid Sampaikan Duka Mendalam
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Pelatihan menghadirkan Edy Kusuma Suhardi, SKM., Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, dan Pencegahan serta Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kota Parepare, sebagai narasumber utama.
Baca Juga : Guru Besar Umpar Wafat, Wali Kota Tasming Hamid Sampaikan Duka Mendalam
Baca Juga : Gubernur Sulsel Siapkan Kota Parepare Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri
Melalui pelatihan ini, para penjamah makanan dibekali pemahaman mengenai standar penyajian makanan yang aman, sehat, serta sesuai regulasi—mulai dari kebersihan diri hingga pengelolaan lingkungan kerja. (*)
