RAKYATKU.COM,PAREPARE--Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Dr. Andi Arfiah Tasming, resmi membuka pelatihan penjamah makanan siap saji bagi para kader rumah gizi, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Data Sekretariat Daerah Kota Parepare.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Sebanyak 66 kader rumah gizi dari 22 kelurahan se-Kota Parepare hadir dan mengikuti pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, Andi Arfiah Tasming menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
“Semangat para kader rumah gizi menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan gizi di masyarakat. Pelatihan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam penyajian makanan yang sehat dan aman,” ujar Andi Arfiah.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP
Turut hadir mendampingi Ketua TP PKK yakni Sekretaris PKK beserta Ketua Pokja IV Kota Parepare, Ananda Febriani G. Usbal, dan dr. Nurhamidar Aslan.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Pelatihan menghadirkan Edy Kusuma Suhardi, SKM., Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, dan Pencegahan serta Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kota Parepare, sebagai narasumber utama.
Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik
Baca Juga : Anggaran DAK 2026 Lebih dari Rp1 Miliar, Parepare Bangun 68 Titik Septik Individual
Melalui pelatihan ini, para penjamah makanan dibekali pemahaman mengenai standar penyajian makanan yang aman, sehat, serta sesuai regulasi—mulai dari kebersihan diri hingga pengelolaan lingkungan kerja. (*)
