Rabu, 12 November 2025 17:57

Sorotan DPRD Soal Anggaran Toilet Sekolah, Kadispen Parepare: Perhitungan Berdasarkan Jumlah Siswa

Editor
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sorotan DPRD Soal Anggaran Toilet Sekolah, Kadispen Parepare: Perhitungan Berdasarkan Jumlah Siswa

“Keliru jika disamakan dengan rumah subsidi yang harganya sekitar Rp180 juta per unit, sementara pembangunan toilet sekolah dianggarkan Rp160 juta. Rasio WC di sekolah itu dihitung berdasarkan jumlah siswa, bukan sekadar bangunan fisik,”

RAKYATKU.COM,PAREPARE--Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Makmur Husain, angkat bicara menanggapi sorotan salah satu anggota DPRD Parepare terkait anggaran pembangunan toilet di sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang dinilai terlalu besar.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

Makmur menegaskan bahwa pandangan tersebut keliru karena membandingkan pembangunan toilet sekolah dengan rumah subsidi yang memiliki perhitungan dan fungsi berbeda.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

“Keliru jika disamakan dengan rumah subsidi yang harganya sekitar Rp180 juta per unit, sementara pembangunan toilet sekolah dianggarkan Rp160 juta. Rasio WC di sekolah itu dihitung berdasarkan jumlah siswa, bukan sekadar bangunan fisik,” tegas Makmur, Rabu (12/11/2025).

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel

Ia menjelaskan, pembangunan toilet sekolah mengacu pada standar minimal fasilitas pendidikan, di mana setiap sekolah wajib memiliki minimal tiga unit WC — masing-masing untuk siswa laki-laki, siswa perempuan, dan guru.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

“Fasilitas WC di sekolah sudah ada standar minimalnya. Selain itu, kami juga memperhitungkan jumlah siswa di tiap sekolah. Kalau siswa laki-laki 60 orang dan perempuan 50 orang, tentu kebutuhan toiletnya tidak cukup hanya satu atau dua,” ujarnya.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

Menyoal nilai anggaran yang dinilai tinggi, Makmur menegaskan bahwa seluruh perhitungan mengacu pada Satuan Standar Harga (SSH) yang berlaku di Pemerintah Kota Parepare.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

Baca Juga : Kampanye Bahaya Kabut Asap, Pemkot Parepare Bagi-bagi Masker di 11 Titik

“Soal nilai anggarannya itu mengacu pada SSH. Rencana Anggaran Biaya (RAB) dibuat oleh perencana berdasarkan harga satuan yang telah ditetapkan. Selama sesuai dengan SSH dan sudah melalui proses review ,tentu tidak ada masalah,” terang Makmur.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

Sementara itu, Kepala SD Negeri 3 Parepare, Faisal Hasyim, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas program pembangunan toilet sekolah yang dijalankan Pemerintah Kota Parepare.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

Menurutnya, ketersediaan toilet di sekolah sangat penting sebagai bagian dari fasilitas penunjang kenyamanan dan kebersihan siswa.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

“Sekarang toilet yang ada belum mencukupi. Dengan 60 murid laki-laki dan 50 perempuan, idealnya kami harus punya enam toilet. Namun, saat ini hanya tersedia dua untuk laki-laki dan dua untuk perempuan. Jadi memang masih butuh tambahan,” kata Faisal.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

Ia menegaskan, program pembangunan toilet sekolah ini sangat membantu pihak sekolah dalam menyediakan sarana yang layak bagi siswa dan guru.

Baca Juga : Mahasiswa Umpar Berpeluang Kolaborasi dengan PSM Makassar Lewat Program iLeague

Baca Juga : Tasming Hamid Dorong Lulusan ITH Habibie Berinovasi dan Berkontribusi untuk Pembangunan Parepare

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

Baca Juga : Kabut Asap Parepare Makin Pekat, Pemkot Terapkan Sekolah Daring untuk TK-SMP

 

“SD Negeri 3 Parepare sangat membutuhkan dan menyambut positif pengadaan toilet yang sementara dibangun ini,” tandasnya. (*)

Penulis : Hasrul Nawir
#parepare #toilet