RAKYATKU.COM, MAKASSAR — Gelaran Financial Expo Bulan Inklusi Keuangan 2025 (FinEXPO 2025) di Atrium Trans Studio Mall Makassar menjadi momentum penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas akses pembiayaan dan meningkatkan literasi keuangan.
Acara yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) Sulselbar ini menghadirkan 28 pelaku usaha jasa keuangan, serta regulator seperti Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulsel.
UMKM Jadi Fokus Akses Pembiayaan
Baca Juga : Tangguh di Tengah Geopolitik Global, Sektor Jasa Keuangan Sulawesi Selatan Bukukan Kinerja Stabil
FinEXPO 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran produk keuangan, tetapi juga membuka peluang kemitraan antara UMKM dan lembaga keuangan. Sejumlah booth perbankan dan lembaga pembiayaan menawarkan berbagai program kredit produktif, pembukaan rekening usaha, hingga konsultasi keuangan gratis.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menjelaskan bahwa sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah, sehingga inklusi keuangan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Dengan adanya FinEXPO, pelaku UMKM dapat langsung bertemu dengan lembaga keuangan, membuka akses pembiayaan, dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai layanan keuangan legal,” ujarnya.
Literasi Keuangan untuk Daya Saing Lokal
Selain pembiayaan, literasi keuangan juga menjadi perhatian utama. Melalui kelas edukasi, konsultasi investasi, dan simulasi layanan digital, para pelaku usaha lokal diberi bekal untuk mengelola keuangan usaha secara modern dan aman.
Berbagai kegiatan seperti business matching, pembukaan rekening, hingga sosialisasi perlindungan konsumen menjadi bagian dari rangkaian acara. Hal ini sejalan dengan tema Bulan Inklusi Keuangan 2025, yaitu “Inklusi Keuangan Untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Baca Juga : OJK Laporkan Kinerja Jasa Keuangan Sulawesi Selatan Tumbuh Positif di Triwulan I 2026
Pemkot Dukung Penguatan Ekonomi Lokal
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turut mendukung kegiatan ini. Ia menyebut bahwa akses keuangan yang luas bagi UMKM dapat mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“FinEXPO 2025 menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha kecil untuk naik kelas. Saya berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan usaha dan memperluas jaringan bisnis,” kata Munafri.
Baca Juga : OJK Sulselbar dan Pemkab Bulukumba Perkuat Literasi Keuangan Nelayan melalui Program EKI dan KNMP
Ia juga menekankan pentingnya edukasi keuangan untuk menghindari risiko investasi ilegal dan pinjaman online yang merugikan masyarakat.
Momentum Kebangkitan Ekonomi Daerah
Dengan dukungan pemerintah daerah dan sinergi lembaga keuangan, FinEXPO 2025 diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah, khususnya dalam memperluas jangkauan UMKM terhadap pembiayaan legal dan terjangkau.
Baca Juga : OJK Sulselbar Perkuat Akses Keuangan Nelayan di Sinjai Lewat Program EKI dan Kampung Nelayan Merah Putih
Langkah ini menjadi pondasi penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan.
