MAROS - DPRD Kabupaten Maros akhirnya menyetujui rancangan peraturan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2025–2029.
Rapat paripurna penandatanganan berita acara tersebut digelar di Gedung DPRD Maros, Rabu (20/8/2025).
Baca Juga : Wakil Bupati Maros Terima 360 Mahasiswa Unhas Mulai KKN Tematik
Dari pihak eksekutif, hadir Bupati Maros Chaidir Syam dan Wakil Bupati Muetazim Mansyur.
Chaidir menegaskan dengan disahkannya RPJMD, pemerintah daerah kini memiliki pedoman resmi dalam melaksanakan program pembangunan lima tahun ke depan.
“Dokumen ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Strategis (Renstra), dan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah,” jelasnya.
Baca Juga : Bupati Maros Ajak Ayah Lebih Terlibat Lewat Gerakan Mengambil Rapor
Chaidir mengungkapkan, ada 22 program prioritas yang sebelumnya dijanjikan saat penyampaian visi misi di KPU, dan seluruhnya kini telah dituangkan dalam RPJMD.
Beberapa di antaranya adalah pemberian bantuan beasiswa untuk mahasiswa, program bantuan bagi petani, serta penyediaan akses air bersih sebagai prioritas utama.
Meski begitu, tiga sektor utama tetap menjadi fokus pembangunan daerah, yakni pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan.
Baca Juga : Bupati Maros Terbitkan Surat Edaran Larangan Petasan, Miras dan Narkoba
“RPJMD kali ini tidak terlalu berbeda dengan periode sebelumnya, karena kita mengacu pada keberlanjutan program,” tambahnya.
Namun, ia menegaskan ada perubahan pola penganggaran dari pemerintah pusat.
Jika sebelumnya pembangunan jalan dan irigasi dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), maka ke depan anggarannya akan diusulkan melalui skema baru yang disebut Inpres Jalan Daerah (IJD).
Baca Juga : Pemkab Maros Buat Skema Penanganan Banjir di Moncongloe
Sementara itu, Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, menyampaikan apresiasi atas penyusunan dokumen RPJMD.
“Dengan disetujuinya RPJMD 2025–2029 ini, kami berharap seluruh program pembangunan bisa berjalan sesuai harapan masyarakat Maros. DPRD akan terus mengawal agar implementasinya tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
