RAKYATKU.COM,PAREPARE--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri acara Launching Proyek Perubahan bertajuk “Lapor Pak Satpol” yang dirangkaikan dengan pengenalan Klinik Investasi sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Acara yang digelar pada Jumat (22/8/2025) di Mall Pelayanan Publik Kantor Dinas PTSP itu dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah kota dan Ketua DPRD Parepare, Ir Kaharuddin Kadir, serta anggota DPRD lainnya.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Dalam sambutannya, Tasming Hamid menegaskan bahwa proyek perubahan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap peningkatan kemudahan investasi dan perizinan berusaha di Kota Parepare.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Tasming Hamid Hadiri Pengukuhan Kepala BPKP Sulsel, Dorong Pengawasan untuk Efektivitas Pembangunan
“Jadi, Klinik Investasi ini sebagai jembatan strategis antara investor dan Pemerintah Daerah. Klinik ini merupakan bagian dari proyek perubahan PROAKTIF (Proyek Optimalisasi Akses Kinerja Terpadu Investasi Format Responsif) yang dilaksanakan oleh Dinas PMPTSP Kota Parepare,” ujar Tasming.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Tasming menjelaskan, investasi adalah salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
“Di tengah persaingan global dan dinamika ekonomi nasional, peningkatan investasi di daerah menjadi kunci untuk menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Tasming Hamid Perketat Disiplin ASN, TPP Pegawai yang Malas Hadir Terancam Dipotong
Meski demikian, Tasming mengakui bahwa berbagai daerah, termasuk Parepare, masih menghadapi tantangan yang dapat menghambat arus investasi.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Kendala tersebut antara lain infrastruktur yang belum memadai, birokrasi yang rumit, serta persepsi risiko yang tinggi.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
“Oleh karena itu, strategi peningkatan investasi di daerah harus dirancang secara komprehensif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna menciptakan lingkungan usaha yang kondusif dan menarik bagi investor, baik lokal maupun asing,” jelasnya.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Ia juga menekankan peran penting Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) sebagai pintu masuk tunggal bagi pelaku usaha yang ingin memperoleh izin-izin investasi dari pemerintah.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Strategi pengelolaan investasi melalui Klinik Investasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendukung kemudahan perizinan dan meningkatkan kepercayaan investor di Kota Parepare.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
“Perlu pula diketahui bahwa Klinik Investasi ini harus didukung oleh regulasi, jumlah pegawai yang memadai, potensi sumber daya, infrastruktur, pengelolaan IT, dan yang terpenting, kita harus mengsosialisasikan kepada masyarakat,” tegas Tasming.
Baca Juga : PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Lomba B2SA
Baca Juga : Percepatan Pembentukan BNN Parepare, Tasming Hamid Temui Kepala BNN RI
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Baca Juga : Pemkot Parepare Akan Gelar Nobar Piala Dunia
Dengan adanya Proyek Perubahan “Lapor Pak Satpol” dan hadirnya Klinik Investasi PROAKTIF, mantan anggota DPRD dua periode itu berharap dapat menciptakan iklim usaha yang lebih ramah, responsif, dan berdaya saing untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (*)
