RAKYATKU.COM,PAREPARE--Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Kota Parepare dalam rangka Studi Program Percepatan Penurunan Stunting di wilayah perkotaan tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 13 Juni 2025, di Kantor Sekretariat Daerah Kota Parepare.
Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menjelaskan bahwa Kota Parepare menjadi salah satu lokus studi di Provinsi Sulawesi Selatan yang dipilih dalam kegiatan ini.
Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi
FGD tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah, termasuk Sekretaris Daerah Kota Parepare, Husni Syam, serta perwakilan dari berbagai instansi dan pemangku kepentingan yang berkaitan dengan program penurunan stunting.
Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi
Baca Juga : TSM Datangi RSUD Andi Makkasau, Pantau Langsung Pemulasaraan Jenasah Pelajar Tewas Tenggelam
“FGD ini bertujuan untuk menggali berbagai masukan serta merumuskan strategi percepatan penurunan stunting di wilayah perkotaan secara lebih efektif dan terarah,” kata Amarun Hamka.
Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Parepare di bawah kepemimpinan Wali Kota Tasming Hamid menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung upaya penanganan stunting.
Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi
“Bersama para pemangku kepentingan, kami pemerintah kota Parepare berkomitmen mendukung generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul,” tutup mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Parepare itu.
Baca Juga : Manajemen RSUD Andi Makkasau Tekankan Budaya Kerja Berintegritas dan Tertib Administrasi
Baca Juga : Tasming Hamid Pimpin Rakor Awal Tahun, Evaluasi Kinerja 2025 dan Matangkan Program 2026
Alumni STPDN itu berharap tercipta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan serta intervensi yang lebih adaptif terhadap kondisi di perkotaan, terutama dalam upaya menekan angka stunting secara nasional. (*)
