RAKYATKU.COM,MAROS--Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri pelaksanaan peringatan Hari Bumi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Tappawita Arra Highland, Desa Tompobulu, Kabupaten Maros, Sabtu (26/04/2025).
Baca Juga : Persipare Bertabur Bintang Arungi Sidrap Cup 2026
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kabiro SDM dan Organisasi Kemenhut Dedy Asriady, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Persipare Bertabur Bintang Arungi Sidrap Cup 2026
Peringatan Hari Bumi tahun ini mengusung tema "Planet Kita, Kekuatan Kita: Sulawesi Menanam Menuju Ketahanan Pangan, Energi, Air, Ekonomi Kreatif, Ekonomi Hijau, dan Kehidupan Harmonis dengan Alam."
Baca Juga : Persipare Bertabur Bintang Arungi Sidrap Cup 2026
Baca Juga : Keruk Drainase Dekat Pasar Labukkang, Wali Kota Turun Langsung Berdialog Dengan Warga
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata.
Baca Juga : Persipare Bertabur Bintang Arungi Sidrap Cup 2026
"Menanam pohon bukan hanya sekadar simbol, tetapi bagian dari upaya menjaga masa depan kita bersama. Melalui momentum ini, kita ingin menguatkan komitmen untuk membangun ketahanan lingkungan yang mendukung ekonomi hijau dan kehidupan yang berkelanjutan," ujar Tasming.
Baca Juga : Persipare Bertabur Bintang Arungi Sidrap Cup 2026
Tasming Hamid juga menambahkan, Pemerintah Kota Parepare juga melaksanakan Gerakan Menanam Serentak sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bumi.
Baca Juga : Persipare Bertabur Bintang Arungi Sidrap Cup 2026
Baca Juga : BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Kota Parepare Pertahankan Predikat WTP
"Di Parepare, penanaman pohon dipusatkan di Kebun Raya Jompie. Puluhan bibit dari berbagai jenis tanaman endemik telah ditanam. Dan juga ribuan bibit disiapkan untuk ditanam di berbagai instansi," jelasnya.
Baca Juga : Persipare Bertabur Bintang Arungi Sidrap Cup 2026
Ia berharap, gerakan ini tidak hanya berhenti pada momentum peringatan Hari Bumi, tetapi menjadi budaya baru untuk senantiasa menjaga dan melestarikan lingkungan.(*)
