RAKYATKU.COM, WAJO - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo, H. Muhammad Subhan, bersama jajaran pejabatnya, melakukan audiensi dengan Bupati Wajo, H. Andi Rosman, serta Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin, pada Kamis (13/3/2025). Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Daerah dalam mendukung program keagamaan di masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, H. Muhammad Subhan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Bupati dan Wakil Bupati. Ia juga memperkenalkan beberapa program prioritas Kemenag yang diharapkan dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, seperti:
1. Program "Indonesia Khataman Al-Qur'an" yang akan digelar pada 16 Ramadhan secara daring dan luring.
Baca Juga : Bupati Andi Rosman Dorong WARE 2026 Jadi Agenda Tahunan dengan Perputaran Ekonomi Capai Rp16 Miliar
2. Persiapan ibadah haji tahun 2025, dengan fokus pada peningkatan layanan bagi calon jamaah.
3. Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) yang dijadwalkan pada bulan Oktober, di mana Wajo menjadi tuan rumah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Wajo, H. Andi Rosman, menyatakan dukungan penuh dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam persiapan pemberangkatan calon jamaah haji.
Baca Juga : Muhammad Ibnu Hasyim Kini Pimpin PUPR Wajo
"Terkait persiapan haji, kami siap memberikan pelayanan maksimal dan membuat skema pemberangkatan yang lebih baik dari sebelumnya," ujar Bupati.
Bupati juga berencana menginstruksikan 14 kecamatan untuk berkoordinasi dengan penyuluh agama Islam dalam menyukseskan program Khataman Al-Qur'an. Selain itu, ia berencana menerbitkan surat edaran yang mengimbau seluruh pegawai untuk melaksanakan shalat duha sebelum memulai aktivitas serta menghentikan pekerjaan sejenak saat waktu shalat tiba.
Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin, juga menyatakan kesiapannya mendukung penuh pelaksanaan MQK.
Baca Juga : Amshar Apresiasi Kesiapan Pengamanan Lebaran dalam Apel Operasi Ketupat 2026
"Kami akan mempersiapkan acara MQK dengan sebaik mungkin, mengingat Wajo menjadi tuan rumah dan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga marwah Anre Gurutta," tuturnya.
Audiensi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Kemenag dan Pemerintah Daerah Wajo dalam membangun masyarakat religius dan berakhlak mulia.
