Senin, 06 Mei 2024 19:49

Korban Hilang Akibat Banjir di Wajo Ditemukan Meninggal Dunia

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo.
Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo.

"Sekarang kondisinya sudah berangsur pulih,"

RAKYATKU.COM, WAJO - Salah satu korban banjir di Kabupaten Wajo yang sebelumnya dinyatakan hilang, Ambo Ale (66 tahun), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu, 5 Mei 2024. Dengan ditemukannya Ambo Ale, maka korban meninggal dunia akibat banjir yang terjadi pada Jumat, 3 Mei 2024, menjadi 13 orang.

Baca Juga : Banjir Dua Hari, Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat ke Kabupaten Bantaeng

Baca Juga : Aksi Nyata Pemprov Sulsel: Program Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau 7 Lokus Kepulauan, 3.979 Pasien Terlayani

 

"Saudara kita yang sedang dalam pencarian, Ambo Ale, kemarin telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Semoga pihak keluarga bisa diberi ketabahan," kata Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo, Senin, 6 Mei 2024.

Baca Juga : Banjir Dua Hari, Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat ke Kabupaten Bantaeng

Baca Juga : Aksi Nyata Pemprov Sulsel: Program Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau 7 Lokus Kepulauan, 3.979 Pasien Terlayani

 

Amson Padolo juga menyampaikan bahwa kondisi pasca-bencana alam di Wajo telah berangsur kondusif. Ia mengatakan, banjir yang melanda empat kecamatan, yaitu Belawa, Sabbang Paru, Tempe, dan Tana Sitolo, telah menyebabkan kerugian dan kesedihan yang mendalam bagi masyarakat setempat.

Baca Juga : Banjir Dua Hari, Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat ke Kabupaten Bantaeng

Baca Juga : Aksi Nyata Pemprov Sulsel: Program Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau 7 Lokus Kepulauan, 3.979 Pasien Terlayani

 

Baca Juga : Targetkan Inflasi Terkendali Jelang Nataru, Pemprov Sulsel Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah

"Sekarang kondisinya sudah berangsur pulih," ujarnya.

Baca Juga : Banjir Dua Hari, Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat ke Kabupaten Bantaeng

Baca Juga : Aksi Nyata Pemprov Sulsel: Program Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau 7 Lokus Kepulauan, 3.979 Pasien Terlayani

 

Sementara, Kepala Dinas Catatan Sipil Sulsel, Muhammad Iqbal telah menyampaikan bahwa proses penerbitan surat akte kematian dapat dilakukan bagi korban yang meninggal dunia dan telah ditemukan.

Baca Juga : Banjir Dua Hari, Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat ke Kabupaten Bantaeng

Baca Juga : Aksi Nyata Pemprov Sulsel: Program Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau 7 Lokus Kepulauan, 3.979 Pasien Terlayani

 

"Surat ini penting sebagai dasar hukum bagi ahli waris untuk mengklaim asuransi dan bantuan lainnya," terang Iqbal.

Baca Juga : Banjir Dua Hari, Gubernur Sulsel Kirim Bantuan Darurat ke Kabupaten Bantaeng

Baca Juga : Aksi Nyata Pemprov Sulsel: Program Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau 7 Lokus Kepulauan, 3.979 Pasien Terlayani

 

Baca Juga : Tasming Hamid Tinjau Kondisi Sungai Usai Hujan Deras di Parepare, Komitmen Wujudkan Kota Bebas Banjir

Dua hari sebelumnya, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, telah meninjau titik-titik terparah di Wajo, akibat dilanda banjir. Di Wajo sendiri, 12 ribu warga terdampak. 

#Pemprov Sulsel #banjir