RAKYATKU.COM, MAKASSAR-- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Pj Sekda Firman Pagarra dan jajaran pemerintah kota mengikuti Virtual Sharing on Planning Operation and Governance of Multi Utility Tunnel bersama Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura.
Kegiatan yang diadakan Otoritas Ibu Kota Nusantara dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerja sama dengan Urban Redevelopment Authority (URA) Singapura diikuti secara virtual di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (5/02/2024).
Mereka yang mengikuti virtual sharing adalah Kepala Dinas PU Zuhaelsi Zubir, Kepala Dinas PM-PTSP Helmy Budiman, Kepala Bappeda Andi Zulkifli Nanda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ferdy Mochtar.
Baca Juga : HORE Expo 2026 Dorong Kebangkitan Industri Hotel dan Restoran Sulsel, Libatkan Puluhan Tenant UMKM
Kepala Dinas Pertanahan Sri Susilawati, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Mahyuddin, Kepala Dinas Penataan Ruang Fahyuddin dan Dirut PDAM Beni Iskandar.
Pada kesempatan itu, Danny Pomanto bersama jajaran pemerintah kota mendapatkan materi mengenai Common Services Tunnel (CST) di area Marina Bay yang dibawakan oleh pihak URA Singapura.
Seperti diketahui, URA bertanggung jawab atas desain perencanaan lahan perkotaan, tata kota dan konservasi.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Larang Bunyikan Petasan dan Konvoi di Malam Pergantian Tahun Baru
URA juga menyusun rencana Desain Jangka Panjang dan Master Plan pembangunan kota Singapura, dengan berfokus pada pencapaian lingkungan hidup yang berkualitas.
"Saya kira ini merupakan suatu kesempatan yang berharga bagi Kota Makassar mendapatkan pencerahan dan ilmu yang luar biasa melalui Virtual Sharing ini, saya berterima kasih kepada teman-teman dari IKN dan URA Singapura," ucap Danny Pomanto.
Sebagai tindak lanjut Virtual Sharing ini, Makassar akan mencoba membuka peluang investasi dengan menghadirkan utilitas bawah tanah seperti Marina Bay Singapura. (*)
