Kamis, 04 April 2024 00:12

Polisi Bongkar Kejahatan Bom Ikan di Sulsel, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kapolda Sulsel, Irjen Andi Rian Djajadi saat melakukan konferensi pers pengungkapan kasus di Polairud Polda Sulsel pada Rabu 3/4/2024. (Rakyatku.com)
Kapolda Sulsel, Irjen Andi Rian Djajadi saat melakukan konferensi pers pengungkapan kasus di Polairud Polda Sulsel pada Rabu 3/4/2024. (Rakyatku.com)

Diamankan juga 5.300 batang detonator, 6 batang detonator rakitan dan lima batang detonator yang sudah terangkai dengan sumbu api

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polairud Polda Sulsel mengamankan 4 pelaku bom ikan di Kota Makassar pada Minggu (1/4/2024).

Baca Juga : Kepala Bappeda dampingi Walikota Makassar Sambut Kunjungan Kapolda Sulsel

Baca Juga : Kapolda Kunjungan Kerja ke Bone, Kapolres Lapor Kriminalitas Menurun

 

Dari pengungkapan itu sejumlah barang bukti seperti detonator dan bahan-bahan campuran yang siap digunakan untuk bom ikan berhasil diamankan.

Baca Juga : Kepala Bappeda dampingi Walikota Makassar Sambut Kunjungan Kapolda Sulsel

Baca Juga : Kapolda Kunjungan Kerja ke Bone, Kapolres Lapor Kriminalitas Menurun

 

"Bahan utamanya amonium nitrat dicampur dengan bahan lain seperti minyak tanah, dan dipasangi sumbu lalu dipasangi detonator dan siap untuk digunakan," kata Kapolda Sulsel, Irjen Andi Rian Djajadi di Polairud Polda Sulsel pada Rabu 3/4/2024.

Baca Juga : Kepala Bappeda dampingi Walikota Makassar Sambut Kunjungan Kapolda Sulsel

Baca Juga : Kapolda Kunjungan Kerja ke Bone, Kapolres Lapor Kriminalitas Menurun

 

Baca Juga : Polda Sulsel Pastikan Tidak Ada Penimbunan Beras

Adapun keempat tersangka diantaranya berinisial WH (31), CD (51), SP (38) dan EL (33).

Baca Juga : Kepala Bappeda dampingi Walikota Makassar Sambut Kunjungan Kapolda Sulsel

Baca Juga : Kapolda Kunjungan Kerja ke Bone, Kapolres Lapor Kriminalitas Menurun

 

Penangkapan para pelaku bermula pada Rabu 27/3/2024, Tim Subdit melakukan patroli di perairan sebelah Utara Pulau Karanrang Kabupaten Pangkep. Tim Subdit mencurigai beberapa benda yang terapung di permukaan air. Saat ditarik ternyata terdapat beberapa botol yang sudah diisi bom ikan.

Baca Juga : Kepala Bappeda dampingi Walikota Makassar Sambut Kunjungan Kapolda Sulsel

Baca Juga : Kapolda Kunjungan Kerja ke Bone, Kapolres Lapor Kriminalitas Menurun

 

"Tim Subdit kemudian membawa barang bukti tersebut dan beberapa pelaku ke Polairud Polda Sulsel untuk diinterogasi," tambah Irjen Andi Rian.

Baca Juga : Kepala Bappeda dampingi Walikota Makassar Sambut Kunjungan Kapolda Sulsel

Baca Juga : Kapolda Kunjungan Kerja ke Bone, Kapolres Lapor Kriminalitas Menurun

 

Baca Juga : Kapolda Sulsel Bagi Helem ke Pengendara di Makassar

Barang bukti yang diamankan dari para pelaku sebanyak 111 jerigen berisi pupuk Ammonium Nitrate Fuel Oil, 27 botol bekas air mineral berisikan pupuk Ammonium Nitrate Fuel Oil. Diamankan juga 5.300 batang detonator, 6 batang detonator rakitan dan lima batang detonator yang sudah terangkai dengan sumbu api.

Baca Juga : Kepala Bappeda dampingi Walikota Makassar Sambut Kunjungan Kapolda Sulsel

Baca Juga : Kapolda Kunjungan Kerja ke Bone, Kapolres Lapor Kriminalitas Menurun

 

"Pasal yang disangkakan yakni pasal 1 ayat 1 UU darurat No.12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun," beber Irjen Andi Rian. 

#kapolda sulsel