Rabu, 06 September 2023 16:43

PPPK Guru di Gowa Harus Bekerja Sesuai Perkembangan Zaman

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Adnan Purichta Ichsan
Adnan Purichta Ichsan

Perkembangan zaman yang dimaksud yakni, dimana saat ini Indonesia didominasi oleh generasi millenial, gen Z dan Post Gen Z yang salah satu cirinya lebih komunikatif, adaptif dan mahir digital.

GOWA --- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Lingkup Pemkab Gowa harus lebih berdampak dan mampu bekerja sesuai dengan perkembangan zaman yang ada.

Hal itu diungkapkan saat dirinya membuka  Orientasi PPPK Formasi Tahun 2021 Lingkup Pemkab Gowa bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (6/9).

"Dalam rancangan terbaru undang-undang, ASN diminta lebih berdampak kepada daerah dan juga seluruh lapisan masyarakat. Perintah bapak presiden semua ASN harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman, dimana cara-cara lama tidak akan dipakai, namun dibutuhkan cara baru karena masyarakat kita juga mengalami perubahan yang cukup drastis," tegasnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Target 67.827 Anak Diimunisasi Polio

Perkembangan zaman yang dimaksud yakni, dimana saat ini Indonesia didominasi oleh generasi millenial, gen Z dan Post Gen Z yang salah satu cirinya lebih komunikatif, adaptif dan mahir digital, sehingga para PPPK yang kebanyakan Guru tersebut harus menciptakan cara mengajar yang sesuai dengan hal itu.

"Anak-anak sekarang itu lebih komunikatif, maka konsep mengajar juga harus lebih komunikatif, jangan samakan guru-guru yang waktu zaman kita, dimana masuk kelas menjelaskan, langsung tulis di papan setelah itu kasih PR, yang akhirnya kita merasa sekolah kita beban, namun coba rubah paradigmanya jadikan sekolah itu menjadi menyenangkan bagi anak-anak, ketemu dengan gurunya yang komunikatif, kalau dia mau bertanya dia bertanya ke gurunya, gurunya menjelaskan dengan baik, nah itulah karakteristik yang ada," jelasnya.

Lebih lanjut Adnan mengaku, ini sangat erat hubungannya dengan bonus demografi tahun 2045 yakni usia produktif lebih banyak dibandingkan usia non produktif yang dapat dipastikan generasi milenial, gen Z, dan post gen Z mendominasi, sehingga untuk menyambut generasi emas 2045 dibutuhkan SDM yang unggul dan itu ditentukan saat ini. 

Baca Juga : Adnan Purichta Ichsan Dilantik Kembali Jadi Ketua PMI Sulsel

"Pesan saya didiklah mereka dengan sebaik-baiknya, ciptakan betul-betul SDM yang hebat, unggul, maju dan berkualitas, karena salah satu yang menentukan bagus atau tidak kualitasnya adalah kalian (guru) sebagai tenaga pengajar," pesan Adnan.

Selain itu, dirinya menyebutkan seluruh PPPK ini merupakan orang-orang yang beruntung, pasalnya seluruh fasilitas yang didapatkan oleh ASN juga berhak didapatkan oleh PPPK ini.

Sehingga sangat penting orientasi ini dilakukan agar bisa menambah pengetahuan para pegawai khususnya dalam menjalankan tugas agar setiap tahunnya perjanjian kerja pegawai dapat terus berlanjut.

Baca Juga : Menpan-RB Diberi Gelar Nama Adat Gowa "Daeng Tojeng"

"Untuk di Kabupaten Gowa kita akan membuat perjanjian kerja setiap tahun dan itu akan dilaksanakan evaluasi sebagai bahan pertimbangan untuk perpanjangan kontrak kerja dan tidak menutup kemungkinan dalam waktu setahun dapat dilakukan pemutusan kontrak," jelas orang nomor satu di Gowa itu.

Olehnya pada kesempatan itu dirinya mengingatkan tiga prinsip yang harus dipegang oleh pegawai lingkup Pemkab Gowa yakni loyal pada pimpinan, rajin dan disiplin serta bekerja sesuai aturan.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Zubair Usman, mengatakan orientasi ini bertujuan untuk memberikan pengenalan tugas dan fungsi ASN serta memberikan pengenalan nilai dan etika pada instansi pemerintah meliputi sikap perilaku belanegara, nilai-nilai dasar ASN, serta kedudukan dan peran PPPK mendukung terwujudnya smart governance.

Baca Juga : Dikagumi MenPAN-RB, Layanan MPP Gowa akan Jadi Percontohan

"Yang perlu dipelajari adalah kurikulum pengenalan tugas dan fungsi ASN serta pengenalan nilai etika pada instansi pemerintah dan ini dilakukan sebanyak 66 jam pelajaran, terdiri dari 21 jam klasikal setara dengan 3 hari kerja dan 45 jam non klasikal atau metode MOOC (Massive Open Online Course) setara dengan 15 hari kalender," sebutnya. 

Salah satu peserta PPPK Guru SDI Borimasunggu Kecamatan Biringbulu, Modding mengaku orientasi ini penting diikuti agar dapat mengetahui tugas-tugasnya sebagai salah satu pegawai lingkup Pemkab Gowa 

"Alhamdulillah setelah sekian lama mengabdi sebagai guru, akhirnya bisa lulus PPPK ini. Sesuai pesan Bapak Bupati Gowa, kami akan memanfaatkan kesempatan ini dan bekerja dengan sebaik-sebaiknya serta mengikuti orientasi ini dengan baik, apalagi SK PPPK setiap tahunnya diperjanjang, tentu kami akan terus memberikan kinerja yang baik pula," katanya.

Baca Juga : Paparkan Hasil Rekomendasi Kemenpan RB, Bupati Gowa Harap Nilai SAKIP Naik ke BB

Orientasi ini diikuti ASN PPPK Lingkup Pemkab Gowa Formasi 2021 sebanyak 390 orang terdiri dari 389 guru dan 1 orang fungsional arsiparis yang berlangsung dari tanggal 6 September sampai 4 Oktober 2023 mendatang di Balai Diklat Kabupaten Gowa dengan mengambil tenaga pengajar dari dari BPSDM Sulsel dan Pemkab Gowa.

Turut hadir Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Abd Karim Dania, Sekretaris BPSDM Sulsel, Andi Murtan dan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.

#Pemkab Gowa #adnan purichta ichsan