Senin, 31 Juli 2023 11:06

Bom Bunuh Diri di Pertemuan Partai Islam Pakistan, 44 Orang Tewas-Lebih dari 100 Luka-Luka

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Operasi penyelamatan dinyatakan berakhir dan semua korban yang terluka telah dibawa ke rumah sakit. (Foto: Getty Images)
Operasi penyelamatan dinyatakan berakhir dan semua korban yang terluka telah dibawa ke rumah sakit. (Foto: Getty Images)

Ledakan bom bunuh diri di pertemuan partai Islam Pakistan menyebabkan 44 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka di Distrik Bajaur. JUI-F, bagian dari koalisi pemerintah, menggelar acara politik untuk menggalang dukungan menjelang pemilihan, sementara motif serangan dan pihak yang bertanggung jawab masih belum jelas.

RAKYATKU.COM, PAKISTAN - Sedikitnya 44 orang tewas dalam ledakan di Pakistan dalam rapat umum yang digelar sebuah partai Islam.

Lebih dari 100 orang juga terluka dalam ledakan di Distrik Bajaur, lokasi Jamiat Ulema-e-Islam-Fazl (JUI-F), mengadakan pertemuan.

Polisi mengatakan kepada BBC mereka menemukan bukti yang menunjukkan ledakan itu kemungkinan serangan bom bunuh diri.

Baca Juga : Korban Tewas Ledakan Bom di Masjid Pakistan Jadi 95 Orang, Kebanyakan Petugas Polisi

Operasi penyelamatan dinyatakan berakhir dan semua korban yang terluka telah dibawa ke rumah sakit.

Para pejabat terkait menyatakan jumlah korban tewas dapat bertambah karena 15 orang berada dalam kondisi kritis.

Motif di balik serangan ini masih belum jelas. Pasukan keamanan telah menutup daerah itu dan penyelidikan atas ledakan itu tengah berlangsung.

Baca Juga : Serangan Bom Terhadap Masjid di Pakistan: 83 Orang Tewas

Ratusan orang menghadiri acara JUI-F, Minggu (30/7/2023), di Kota Khar, Distrik Bajaur, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, dekat perbatasan Afghanistan.

Foto-foto memperlihatkan ratusan orang berkumpul di bawah kanopi ketika ledakan terjadi di dekat panggung.

Seorang saksi mata mengatakan tenda itu runtuh dan menimpa sebagian orang yang berusaha sekuat tenaga meninggalkan lokasi kejadian.

Baca Juga : Kecelakaan Bus di Pakistan Tewaskan 40 Orang

Tayangan yang disiarkan TV lokal menunjukkan mobil ambulans mengangkut orang-orang yang terluka ke rumah sakit.

Adapun polisi memastikan mereka yang mengalami luka serius telah diterbangkan helikopter militer ke Peshawar untuk perawatan darurat.

Pihak berwenang telah mengumumkan keadaan darurat kesehatan di rumah sakit di distrik tersebut.

Baca Juga : Kapolri Instruksikan Usut Tuntas Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar

Beberapa orang yang terluka parah telah menunggu di lorong klinik kesehatan berjuang untuk mengatasi tingginya jumlah korban.

Seorang pemimpin regional JUI-F, Maulana Ziaullah, tewas dalam ledakan itu.

JUI-F adalah partai politik agama dan merupakan bagian dari koalisi pemerintah di parlemen Pakistan.

Baca Juga : Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, 10 Orang Polisi dan 1 Warga Sipil

Perdana Menteri (PM) Pakistan, Shehbaz Sharif, mengutuk pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini.

"Para teroris adalah musuh Pakistan, kami akan melenyapkan mereka dari muka bumi," kata Shehbaz dalam sebuah pernyataan.

Pertemuan politik tersebut merupakan kesempatan bagi JUI-F untuk menggalang dukungannya, menjelang pemilihan yang diperkirakan akan berlangsung akhir tahun ini.

Baca Juga : Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, 10 Orang Polisi dan 1 Warga Sipil

Sementara belum ada yang mengatakan mereka melakukan serangan itu, cabang lokal kelompok yang menamakan diri Negara Islam di Pakistan, mengklaim berada di balik beberapa serangan tahun ini di Bajaur dan sebelumnya mengklaim menargetkan JUI-F.

Sumber: BBC Indonesia

#Pakistan #Bom Bunuh Diri