Kamis, 13 April 2023 15:14

Pemprov-TP PKK Sulsel Berikan Kemudahan ke Masyarakat lewat Pasar Murah Pelita Ramadan

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, saat pembukaan Pasar Murah Pelita Ramadan di Gedung Kartini Makassar, Rabu (12/4/2023).
Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, saat pembukaan Pasar Murah Pelita Ramadan di Gedung Kartini Makassar, Rabu (12/4/2023).

Pemprov Sulsel bersama TP PKK Sulsel mengadakan Pasar Murah Pelita Ramadan selama tiga hari di Gedung Kartini Makassar. Pasar murah ini diharapkan memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok pada momentum-momentum tertentu, seperti Hari Keagamaan Besar Nasional.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemprov Sulsel bersama TP PKK Sulsel menggelar Pasar Murah Pelita Ramadan di Gedung Kartini Makassar. Kegiatan akan berlangsung tiga hari, 12 - 14 April. Ini merupakan salah satu program pokok PKK tentang penguatan ketahanan ekonomi di masyarakat.

Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, mengatakan Pelita merupakan akronim dari Perempuan Pelindung Keluarga Ta Andalan. Pasar Murah Pelita Ramadan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian bersama dari Pemprov Sulsel juga dari organisasi-organisasi perempuan lainnya.

"Selain menjadi salah satu program PKK ini, kegiatan ini juga untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan," ujar Naoemi saat pembukaan pasar murah, Rabu (12/4/2023).

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Imbau Masyarakat Bersihkan Lingkungan untuk Antispasi Banjir

Istri Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, ini berharap agar kegiatan seperti ini tidak hanya diadakan di bulan Ramadan saja, yetapi juga pada momentum lain. Misalnya, saat hari libur nasional.

"Saya berharap seluruh produsen, distributor, UMKM, serta seluruh stakeholder yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan pasar Pelita Ramadan ini bisa dimudahkan semua usahanya, bisa diberikan keberkahan setiap rezekinya," harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan BI Sulsel, Causa Imam Karana, mengatakan pihaknya mendukung kegiatan ini. Selain murah juga mengantisipasi kenaikan harga jelang Hari Keagamaan Besar Nasional (HKBN).

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Jadi Pembicara Kunci Prominent Leaders Academy Program MIPI

"Untuk tiket pesawat juga bisa kita coba untuk berkomunikasi dengan pengelolanya supaya juga nanti bisa terkendali," ujarnya.

Ia menambahkan, BI mendukung sekaligus memperkenalkan pembayaran dengan menggunakan sistem QRIS.

Sementara, Kepala Disdag Sulsel, Andi Arwin Aziz, mengatakan Pemprov Sulsel bekerja sama dengan Perum Bulog Sulselbar, TP PKK, dan para pelaku usaha menyelenggarakan pasar murah yang merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk dapat menyiapkan kebutuhan pokok masyarakat, dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga : Penjabat Gubernur Sulsel Pastikan Stok Beras Aman Hingga Juni 2024

Pasar Murah Pelita Ramadan ini melibatkan sekitar 25 distributor dan UMKM binaan Pemprov Sulsel dan binaan TP PKK Sulsel.

"Sinergitas dan kolaborasi antar pelaku usaha dengan pemerintah dan dengan stakeholder terkait lainnya seperti ini sangat dibutuhkan dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat kita, setelah terdampak pandemi Covid-19," ucap Andi Arwin yang membacakan sambutan Gubernur Sulsel, sekaligus membuka kegiatan.

Menurutnya, kegiatan ini sangat tepat karena dilaksanakan menjelang Lebaran Idulfitri, dengan maksud memberikan kemudahan kepada masyarakat. Khususnya masyarakat ekonomi lemah untuk dapat memenuhi kebutuhan pokoknya sehingga dapat mengurangi beban sosial masyarakat serta menjadi bagian dari upaya untuk menjaga kestabilan harga.

Baca Juga : BI Sulsel Siap Dukung Pengembangan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan lewat KUR

"Saya berharap masyarakat betul-betul memanfaatkan kegiatan pasar murah ini," imbuhnya.

Selain itu, ia juga mengimbau agar dalam pelaksanaannya, panitia betul-betul memprioritaskan masyarakat yang kurang mampu. Dengan begitu, kegiatan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.

#Pemprov Sulsel #Naoemi Octarina #Andi Sudirman Sulaiman #TP PKK Sulsel