RAKYATKU.COM, WAJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berpartisipasi pada pameran kerajinan bertaraf internasional, The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2023, di Jakarta Convenction Center (JCC).
Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyebut ini jadi kesempatan emas mempromosikan produk khas andalan daerah.
Amran hadir langsung pada seremoni pembukaan pameran terbesar di Asia Tenggara ini, Rabu (1/3/2023).
Baca Juga : Wakil Bupati Wajo Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo
Mengusung jargon The Authentic South Sulawesi atau Asli/Otentik Sulawesi Selatan (Sulsel), pameran digelar Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) tersebut akan berlangsung hingga Minggu (5/3/2023).
Amran mengatakan, pameran ini sejalan upaya Pemkab memperkenalkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun Industri Kecil Menengah (IKM) di level nasional dan internasional. Baik, kata dia, produk Sulsel umumnya dan Wajo khususnya.
"Apalagi, Sulawesi Selatan menjadi ikon INACRAFT 2023 ini. Pemkab Wajo dan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Wajo memaksimalkan partisipasi pada kegiatan ini," ujar Amran yang dikonfirmasi usai mengikuti pembukaan.
Baca Juga : Bupati Wajo Andi Rosman Terima Penghargaan Dari Presiden atas Peningkatan Produksi Beras Nasional
Produk dari Wajo yang dipamerkan, di antaranya songkok recca, seni ukiran kayu, penutup bosara, serta kain sutera dengan berbagai olahan yang menjadi unggulan Wajo.
Selain itu, juga menampilkan kesenian, seperti tari-tarian, fashion show busana sutera karya desainer kondang Defrico Audi, serta musik kecaping yang semuanya adalah khas Wajo.
Amran menyampaikan terima kasih kepada Ketua ASEPHI, Muchsin Ridjan, sebagai penyelenggara dan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, atas kesempatan yang diberikan ke Wajo berpartisipasi pada INACRAFT 2023.
Baca Juga : Syukuran Tempati Rumah Jabatan, Bupati Andi Rosman Jadikan Rujab sebagai Rumah Rakyat Wajo
Ia berharap produk dari Wajo akan diminati dan banyak investor yang bekerja sama dengan para pengrajin.
"Selamat bertugas kepada tim Dekranasda Wajo. Silakan perkenalkan produk kita ke semua pengunjung. Kita berharap nantinya produk kita akan diminati dan banyak investor yang bekerja sama dengan pengrajin kita," kata ketua DPD PAN Wajo ini.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) diwakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.
Baca Juga : Wakil Bupati Wajo Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag RI, Tekankan Penguatan Kerukunan dan Moderasi Beragama
Turut hadir pada pembukaan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Ketua ASEPHI, Muchsin Ridjan; para bupati/wali kota bersama jajaran perangkat daerah, mewakili Ketua Dekranas Pusat, Wury Ma'ruf Amin, Ketua Dekranasda Sulsel, Naoemi Octarina, para ketua dekranasda kabupaten/kota se-Sulsel, tamu kehormatan dari negara sahabat, serta undangan lainnya.
Setelah seremoni pembukaan, Bupati dan Ketua Dekranasda Wajo Sitti Maryam ikut melayani pengunjung yang ingin membeli sutera di stan pameran Wajo.
Tampak juga usai pembukaan, Gubernur Sulsel dan Ketua Dekranasda Sulsel didampingi Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil, mengunjungi stan Wajo.
Baca Juga : Bupati Wajo Serahkan SK 4.008 PPPK Paruh Waktu
Selain dari Wajo, kurang lebih 1.200 tenant pengrajin dari seluruh penjuru berpartisipasi selama pameran.
