Jumat, 27 Januari 2023 21:34

Neraca Perdagangan Sulsel Surplus USD1,52 Miliar

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Ekonomi Sulawesi Selatan selama tahun 2022 tumbuh positif mencapai 5,67 persen (yoy), meski menghadapi tren pelemahan ekonomi global hal ini tecermin dari kinerja positif dari berbagai sektor.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memprediksi pertumbuhan ekonomi Sulsel tumbuh positif menuju target pemerintah.

Hal ini tecermin pada kinerja positif di seluruh sektor usaha dan komponen pengeluaran menguatkan optimisme ekonomi Sulsel tetap tangguh menghadapi tren pelemahan ekonomi global.

 

Tercatat pada triwulan III 2022, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulsel, Supendi, mengatakan pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 5,67 persen (yoy).

Baca Juga : Dekranasda Sulsel Pamerkan Kerajinan Karya Penyandang Disabilitas di Jakarta

Meskipun tingkat pertumbuhan ekonomi Sulsel tercatat lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,72 persen (yoy), tren pemulihan ekonomi Sulsel secara konsisten berlanjut menuju target RKPD 2022 yang diharapkan berada pada kisaran 5,98 – 7,6 persen.

“Ekonomi Sulawesi Selatan selama tahun 2022 tumbuh positif mencapai 5,67 persen (yoy), meski menghadapi tren pelemahan ekonomi global hal ini tecermin dari kinerja positif dari berbagai sektor,” ungkap Supendi, Kamis (26/1/2023).

Salah satu di antaranya sektor ekspor dan impor, Sulsel mengalami surplus neraca perdagangan mulai awal 2020 hingga akhir tahun 2022 ini. Per desember 2022, ekspor Sulsel tercatat sebesar USD257,69 juta sehingga neraca perdagangan mencapai USD173,69 Juta.

Dengan demikian, surplus neraca perdagangan Sulsel ini terus berlanjut hingga memasuki bulan ke-35, melebihi rekor surplus nasional pada angka bulan ke-31.

Secara kumulatif hingga Januari-Desember 2022, kata Supendi, sektor perdagangan ekspor tercatat sebesar USD2,71 miliar atau tumbuh 48,97 persen (yoy), sementara impor sebesar USD1,20 Miliar sehingga surplus neraca perdagangan mencapai USD1,52 miliar.

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Darurat dan Logistik Longsor di Kabupaten Luwu

Sementara, target penerimaan pajak khusus di Sulsel juga mengalami pertumbuhan signifikan, yaitu 27,4 persen (yoy) dengan realisasi penerimaan pajak tahun 2022 mencapai Rp12,7 triliun atau 120,28 persen dari target.

Ditegaskan Supendi, Kanwil DJPb Sulsel untuk pertama kalinya mencapai target penerimaan sejak tahun 2014 dengan berhasil menghimpun penerimaan sebesar Rp18,26 triliun atau 124,67 persen dari target.

Capaian ini ditunjang dari pajak penerimaan kepabeanan dan cukai dapat melebihi target, yaitu sebesar 124,32 persen atau Rp356,68 miliar yang dipengaruhi beberapa kebijakan. Rinciannya, realisasi penerimaan cukai Rp82,56 miliar, bea masuk Rp238,80 miliar, dan bea keluar Rp35,32 miliar.

#Pemprov Sulsel