Selasa, 29 November 2022 21:27

Presiden Jokowi Ungkap Alasan Tunjuk KSAL Sebagai Calon Panglima TNI Selanjutnya

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke Pontianak, Kalbar, Selasa (29/11/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke Pontianak, Kalbar, Selasa (29/11/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

“Panglima TNI kan sudah kita ajukan. Panglima TNI sudah diajukan ke DPR untuk mendapatkan persetujuan,”

RAKYATKU.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah mengajukan nama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono sebagai calon tunggal Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa.

Surat Presiden (Surpres) sudah disampaikan kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan.

 

Panglima TNI kan sudah kita ajukan. Panglima TNI sudah diajukan ke DPR untuk mendapatkan persetujuan,” ujar Presiden Jokowi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (29/11/2022) seperti dikutip dari website setkab.

Baca Juga : Masa Transisi Pandemi, Presiden Jokowi: Tetap Waspada, Hati-Hati Ambil Kebijakan

Salah satu alasan pengajuan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI selanjutny adalah rotasi matra. Seperti diketahui, sebelumnya jabatan Panglima TNI diisi oleh Jenderal Andika Perkasa yang berasal dari TNI Angkatan Darat dan sebelumnya lagi oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang berasal dari TNI Angkatan Udara.

“Satu, yang kita ajukan satu [calon], KSAL yang sekarang karena memang kita rotasi matra,” imbuhnya.

Diketahui Surpres Panglima TNI telah disampaikan kepada DPR oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Senin (28/11/2022). Laksamana TNI Yudo Margono selanjutnya akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR.

#Joko Widodo #Panglima TNI