Rabu, 05 Agustus 2026 23:39

InfraNexia Cetak Pendapatan Rp7,7 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Eksternal Melonjak 31 Persen

Lisa Emilda
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Transformasi bisnis pasca-pengalihan aset wholesale fiber connectivity dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada 1 Januari 2026 sukses memacu ekspansi pasar eksternal InfraNexia
Transformasi bisnis pasca-pengalihan aset wholesale fiber connectivity dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada 1 Januari 2026 sukses memacu ekspansi pasar eksternal InfraNexia

InfraNexia cetak pendapatan Rp7,7 triliun di semester I 2026. Pendapatan eksternal melesat 31?n margin EBITDA capai 54,5%. Baca selengkapnya di sini.

RAKYATKU.COM, JAKARTA — PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang semester I 2026 dengan meraup pendapatan sebesar Rp7,7 triliun. Transformasi bisnis pasca-pengalihan aset wholesale fiber connectivity dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada 1 Januari 2026 sukses memacu ekspansi pasar eksternal InfraNexia.

Pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup tumbuh signifikan sebesar 31 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp939 miliar. Di saat yang sama, InfraNexia membukukan margin EBITDA sebesar 54,5 persen berkat disiplin operasional, efisiensi biaya, dan digitalisasi proses bisnis.

Direktur Utama InfraNexia, Lukman Hakim Abd. Rauf, menegaskan bahwa pertumbuhan ini membuktikan efektivitas transformasi perusahaan dalam memperkuat daya saing dan mengelola aset infrastruktur secara lebih produktif. Sebagai bagian dari TelkomGroup, InfraNexia juga bersinergi dengan Danantara Indonesia untuk memperkuat fondasi ekonomi digital nasional.

Baca Juga : Pulihkan Jaringan Pasca Gempa NTT, XLSMART Beri Kuota Gratis dan Disiapkan Bantuan Logistik

Poin-Poin Strategis Kinerja InfraNexia Semester I 2026:

Pertumbuhan Portofolio Wholesale Network: Segmen Metronexia, Wavenexia, dan IP Nexia mencatat kenaikan pendapatan 12,7 persen (yoy), didorong oleh tingginya permintaan terhadap layanan core network dan kapasitas data.

Optimalisasi Infrastructure Sharing: Segmen FTTx & Infrastructure Sharing berhasil mendorong efisiensi penyediaan infrastruktur yang terbuka bagi operator telekomunikasi, ISP, dan penyedia layanan digital.

Baca Juga : Kinerja Keuangan Melesat Pasca-Merger, XLSMART Catat Laba Bersih Rp 2,73 Triliun pada Semester I-2026

Penguatan Kapasitas Organisasi: Jumlah karyawan bertambah dari 1.128 menjadi 1.338 orang sepanjang semester I 2026 guna mendukung kompleksitas operasional dan percepatan agenda transformasi.

#InfraNexia #TelkomGroup #Danantara Indonesia #telekomunikasi #Wholesale Network #Infrastructure Sharing