Senin, 19 September 2022 08:15

PT Vale Dukung Program Konservasi Pesisir Danau Towuti

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Penanaman pohon yang dilakukan juga bertepatan dengan peringatan World Cleanup Day atau Hari Bersih-Bersih Sedunia, Sabtu (17/9/2022).
Penanaman pohon yang dilakukan juga bertepatan dengan peringatan World Cleanup Day atau Hari Bersih-Bersih Sedunia, Sabtu (17/9/2022).

Diwujudkan dengan menyerahkan sebanyak 200 bibit pohon Tembeuwa secara bertahap kepada warga untuk ditanam di area konservasi.

RAKYATKU.COM, LUWU TIMUR - PT Vale Indonesia turut andil dalam melakukan konservasi di area pesisir Danau Towuti.

Hal itu diwujudkan dengan menyerahkan sebanyak 200 bibit pohon Tembeuwa secara bertahap kepada warga untuk ditanam di area konservasi pesisir Pantai Lamapu, Danau Towuti, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/9/2022).

Tahap pertama, PT Vale menyerahkan sekaligus menanam 40 bibit pohon tembeuwa bersama warga dan Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Usman Sadik.

Baca Juga : PT Vale Raih Tiga Penghargaan ISDA Award 2022

Penanaman pohon yang dilakukan juga bertepatan dengan peringatan World Cleanup Day atau Hari Bersih-Bersih Sedunia yang dilaksanakan di 150 negara.

Wujud peringatan World Cleanup Day juga dilaksanakan dengan aksi bersih-bersih Pantai Lamapu, sekaligus asesmen pengembangan wisata Pantai Lamapu dan Talk Show konservasi dan pengembangan wisata.

Aksi peduli lingkungan yang dilakukan manajemen PT Vale mendapat apresiasi dari Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Usman Sadik.

Baca Juga : Staf Ahli Menteri ESDM: Praktik Pertambangan PT Vale Patut Jadi Contoh

Menurutnya, kepedulian lingkungan PT Vale sangat besar, apalagi yang dilakukan berkolaborasi dengan pemerintah setempat dengan menanam penanaman pohon tembeuwa. Pohon ini dapat mengembalikan populasi tanaman endemik yang sudah hampir punah dan mengembangkan potensi wisata yang ada di Danau Towuti.

Sponsored by MGID

"Seperti kita ketahui bahwa pohon tembeuwa merupakan salah satu tanaman endemik yang hanya ada di Danau Towuti, Danau Matano, dan Danau Mahalona. Sementara, untuk spot wisata, saya kira Danau Towuti memiliki banyak spot wisata. Di antaranya Pantai Sione, Pantai Wasubonti, Pantai Mata Dewa Loeha dan Pantau Lamapu yang akan dikembangkan PT Vale bersama Pemda," kata Usman Sadik.

Dia meminta masyarakat dan pemerintah desa setempat agar bantuan yang diberikan oleh PT Vale ini bisa dirawat dengan baik. "Jika dilihat, bantuan ini sederhana tetapi maknanya sungguh luar biasa, dengan mengembalikan tanaman endemik yang sudah mulai punah," jelasnya.

Baca Juga : Menko Luhut Puji Praktik Pertambangan Berkelanjutan PT Vale

Sementara itu, mewakili Direktur Hubungan Luar PT Vale, Manager Government Relations, Aswaddin, mengatakan kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai PT Vale, yaitu melestarikan lingkungan dan pengembangan wisata. Perusahaan juga berkomitmen mendukung kelestarian lingkungan dan pengembangan wisata, serta turut berkontribusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

"PT Vale berkontribusi dengan memberikan bantuan tanaman bibit pohon. Bantuan kita serahkan secara bertahap setelah lokasi sudah siap maka akan kita serahkan semuanya. Selain itu, melalui PPM (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat) kita akan mendukung sarana dan prasarana pariwisata di Pantai Lamapu," jelasnya.

Dukungan PT Vale tidak hanya fokus pada pengembangan ekonomi masyarakat. Tetapi, dukungan juga difokuskan pada pelestarian lingkungan dan pengembangan kawasan wisata.

#PT Vale Indonesia