Selasa, 14 Juni 2022 17:27

Gempur Severodonetsk Ukraina, Pasukan Rusia Kuasai 80 Persen Wilayah

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pertempuran sengit antara pasukan Rusia vs Ukraina di Severodonetsk, Ukraina. (AFP/ARIS MESSINIS)
Pertempuran sengit antara pasukan Rusia vs Ukraina di Severodonetsk, Ukraina. (AFP/ARIS MESSINIS)

Kepala administrasi militer wilayah Luhansk, Serhiy Hayday, mengatakan pasukan Rusia menguasai sebagian besar kota

RAKYATKU.COM - Pasukan Rusia menggempur Kota Severodonetsk, wilayah timur Ukraina, Selasa (14/6).

Kepala administrasi militer wilayah Luhansk, Serhiy Hayday, mengatakan pasukan Rusia menguasai sebagian besar kota. Diperkirakan sekitar 70 hingga 80 persen wilayah Severodonetsk.

Sebelumnya, kelompok separatis Republik Rakyat Luhansk (LPR) menyatakan keseluruhan Severodonetsk telah dikuasai pasukan Rusia. Namun, Hayday membantahnya.

Baca Juga : Daftar Lengkap 7 Tim yang Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022

"Itu tidak benar. Sebagian dari kota masih dikendalikan pasukan Ukraina. Jika mereka [pasukan Rusia] punya kendali penuh atas kota, tentara Rusia tak akan mati di sana," tegas Hayday, seperti dikutip dari CNN pada Senin (13/6).

Severodonetsk menjadi medan yang sengit antara pasukan Ukraina dan pasukan Rusia serta tentara bantuannya.

 

Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) bahkan mengakui pasukan mereka harus mundur menjauhi pusat Severodonetsk.

Baca Juga : Hasil Piala Dunia: Iran vs Amerika Serikat 0-1 dan Inggris vs Wales 3-0

Namun meski pasukan mundur, pejabat Ukraina menegaskan mereka tetap mempertahankan kendali atas soza industri Severodonestk.

Sponsored by MGID

Sebelumnya, kendaraan tak bisa melintas dan evakuasi terhambat karena tiga jembatan yang menghubungkan kota Severodonetsk dengan Lysychank hancur

Ia mengatakan jembatan itu menjadi salah satu rute mereka untuk memasok logistik.

Baca Juga : Hasil Piala Dunia: Inggris Tak Mampu Jebol Gawang Amerika Serikat

"Jembatan memungkinkan untuk membawa setidaknya beberapa kargo kemanusiaan, sesuatu yang berhubungan dengan cadangan. Saat ini tak mungkin menggunakan jembatan," kata Hayday.

Jembatan kedua dari tiga jembatan tersebut hancur selama akhir pekan. Kini, jembatan ketiga tak bisa dilalui kendaraan. Penghancuran jembatan memberi militer Rusia keuntungan lain, sebab jalur pasokan terputus. Ukraina pun kesulitan menyuplai logistik ke Severodonetsk.

Meski demikian, Hayday mengatakan masih ada kemungkinan perjalanan menuju Severodonetsk dan Lysychansk. Namun, ia tak memberi alasan lebih lanjut.

Baca Juga : Babak Pertama Inggris vs Amerika, Kedua Tim Sama Kuat

"Lysychanks sudah ditembaki dengan sangat kuat menggunakan kaliber berat. Mereka menghancurkan segalanya: baik markas kemanusiaan maupun rumah sakit," kata dia.

Hayday lalu berujar, "Tapi dari Lysychansk masih ada peluang mengevakuasi orang dan membawa barang-barang kemanusiaan setiap hari."

Sementara itu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan Severodonetsk menjadi episentrum peperangan di Donbas. Ia menegaskan nasib Dobas ditentukan pertempuran Rusia vs Ukraina di Severodonetsk.

Baca Juga : Prabowo Subianto Bertemu Bos Pentagon

Sumber : CNN Indonesia

#Rusia vs Ukraina #Amerika Serikat #NATO