Kamis, 21 April 2022 14:03

Kucurkan Anggaran Rp50 M, Pemkot Parepare Optimistis Menuju Kota Layak Anak Utama

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim, saat pemaparan materi Kota Layak Anak (KLA) di ruang pola Kantor Wali Kota Parepare, Senin (18/4/2022).
Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim, saat pemaparan materi Kota Layak Anak (KLA) di ruang pola Kantor Wali Kota Parepare, Senin (18/4/2022).

Parepare oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sudah diberikan penghargaan KLA kategori Nindya. Saat ini berbenah penilaian menuju kategori Utama.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare memberikan dukungan anggaran signifikan untuk pelaksanaan Kota Layak Anak (KLA).

Pada tahun anggaran 2021, Pemkot Parepare mengalokasikan anggaran senilai total Rp50 miliar lebih yang tersebar di beberapa perangkat daerah dan berbagai sektor untuk mendukung KLA.

Ketua Gugus Tugas KLA Parepare yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Parepare, Samsuddin Taha, mengatakan alokasi anggaran itu untuk mendukung program dan kegiatan pelaksanaan KLA melalui beberapa beberapa perangkat daerah. "Totalnya senilai Rp50 miliar," kata Samsuddin, Kamis (21/4/2022).

Baca Juga : Dinas Pendidikan Parepare Janjikan Pembayaran Insentif Guru Nonsertifikasi dalam Minggu Ini

Samsuddin mengemukakan, ini sesuai instruksi Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, untuk menjadikan Parepare KLA sehingga berbagai inovasi terus dilakukan.

"Saat ini juga tengah dibahas Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) Kota Layak Anak di Parepare sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemenuhan hak anak sebagai pelapor dan pelopor," ungkap Samsuddin.

Parepare oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sudah diberikan penghargaan KLA kategori Nindya. Saat ini berbenah penilaian menuju kategori Utama.

Baca Juga : Pemkot dan DPRD Parepare Tandatangani Persetujuan Perda LPj 2023

Kepala Bidang Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sosial Budaya (Sosbud) Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang, mengungkapkan setelah penilaian mandiri dengan poin 914, Parepare sementara menunggu jadwal dari Kementerian PPPA untuk dilakukan verifikasi secara daring maupun kunjungan lapangan.

"Namun, pada dasarnya lokus-lokus yang akan dikunjungi seperti Masjid Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, Sekolah Ramah Anak, maupun program-program lainnya sementara dalam tahap persiapan untuk dikunjungi apabila tim verifikasi berkeinginan berkunjung langsung ke Parepare," terang Dede.

Pada 2017-2018 Parepare mendapatkan penghargaan KLA kategori Pratama. Pada 2019 Parepare mendapatkan penghargaan KLA kategori Madya atau naik satu tingkat.

Baca Juga : Dalam Rapat Monitoring, Akbar Ali Imbau SKPD Tingkatkan Kinerja

Pada 2020 karena pandemi COVID-19 sehingga tidak ada penilaian. Baru pada 2021 Parepare memperoleh penghargaan KLA kategori Nindya.

"Dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, diharapkan kategori Nindya yang saat ini diperoleh Kota Parepare dapat dipertahankan, bahkan jika memungkinkan dapat ditingkatkan menjadi Utama," harap Dede. (*)

Penulis : Hasrul Nawir
#Pemkot Parepare #Kota layak anak