Rabu, 20 April 2022 10:27

Tak Pakai Hitungan UU Nomor 8 Tahun 2019, Segini Jatah Kuota Haji Khusus Indonesia

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Masjidilharam. (Foto: Reuters/Ahmed Yosri)
Masjidilharam. (Foto: Reuters/Ahmed Yosri)

Pembagian kuota haji reguler dan haji khusus kali ini tidak menggunakan rumus 8 persen berdasarkan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2019. Sebab, alokasi kuota haji langsung dibagi oleh Arab Saudi.

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) telah menerima kuota haji 1443H/2022M dari pemerintah Arab Saudi. Jumlahnya 100.051 orang termasuk di dalamnya kuota jemaah haji khusus.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen PHU Kemenag, Subhan Cholid, merincikan jumlah itu terdiri atas 92.825 kuota reguler dan 7.226 kuota jamaah haji khusus.

Pembagian kuota haji reguler dan haji khusus kali ini, kata dia, tidak menggunakan rumus 8 persen berdasarkan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2019. Sebab, alokasi kuota haji langsung dibagi oleh Arab Saudi.

Baca Juga : 83 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Arab Saudi, Ini Daftar Lengkapnya

"Tahun ini tidak menggunakan rumus itu. Berdasarkan yang kita terima dari Arab Saudi itu sudah dibagi angkanya," kata Subhan, Rabu (20/4/2022).

Menurutnya, pembagian kuota haji khusus 8 persen diberikan saat Indonesia menerima kuota haji secara penuh seperti pada 2019 yakni sebanyak 210 ribu.

 

"Jadi kalau biasanya kita menerima itu utuh 100 persen. Lalu kewenangan kita untuk membaginya berdasarkan undang-undang sebesar 8 persen," ucapnya.

Baca Juga : Jemput 187 Jemaah Haji Wajo di Asrama Sudiang Makassar, Bupati Wajo Pesan Jaga Kemambruran Haji

"Tapi, untuk kasus tahun ini kita sudah terima dalam bentuk rincian dari sana. Kita terima given dari Saudi sudah segitu," tambahnya.

Sponsored by MGID

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan kuota jemaah haji Indonesia saat memberikan sambutan pada peringatan Nuzululqur'an tingkat kenegaraan, Selasa (19/4/2022).

"Bertepatan dengan peringatan Nuzululqur'an, perlu kami sampaikan setelah dua tahun kita tidak memberangkatkan jemaah haji karena pandemik COVID-19, tahun ini kita akan memberangkatkan kembali jemaah haji dengan kuota 100.051 jemaah," ujar Yaqut. (*)

Baca Juga : Dapat Sumbangan Sapi 1,4 Ton Dari Warga, Gubernur Andi Sudirman Bagikan ke Beberapa Daerah

Sumber: Sindonews

#kementerian agama #arab saudi #Haji 2022