Selasa, 29 Maret 2022 08:05
Acara pelepasan berlangsung di aula pendopo rumah jabatan Bupati Enrekang, Senin (28/3/2022).
Editor : Nur Hidayat Said

RAKYATKU.COM, ENREKANG - Bupati Enrekang, Muslimin Bando (MB), melepas 122 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ke Jepang. Acara pelepasan berlangsung di aula pendopo rumah jabatan Bupati Enrekang, Senin (28/3/2022).

 

MB menjelaskan penghasilan tenaga kerja yang dikirim ke luar negeri itu bisa mendatangkan devisa. Olehnya itu, ia mengajak PMI untuk mendatangkan sumber ekonomi baru.

"Kita harus mencari negara yang bisa mempercepat pendapatan. Hasil dari tenaga kerja di luar negeri masuk dalam negeri itu namanya devisa," kata MB.

Baca Juga : Bupati Enrekang dan Wakilnya Apresiasi Antusiasme Masyarakat Saat Pembukaan Mafest 2023

Ia juga memotivasi calon PMI dengan hitungan pendapatan yang fantastis. Kata dia, jika tiap pekerja gajinya Rp18 juta, warga Enrekang yang berangkat ini bisa menghasilkan Rp1,8 miliar secara keseluruhan.

 

"Apalagi kalau kita hitung satu tahun. Itu sekitar Rp21,6 miliar. Bagaimana kalau 1.000 orang yang berangkat, bisa menghasilkan Rp216 miliar. Jadi kenapa kita tidak mau ke sana? Jadi memang ada yang ragu, ada juga yang memang semangat," ungkapnya.

Ketua Golkar Enrekang itu mengungkapkan dahulu dirinya pernah ikut program persahabatan Indonesia-Jepang. Ia mewakili Indonesia bersama 25 peserta lainnya.

Baca Juga : Sofha Cicipi Pangan Berbahan Pisang, Bupati Perkenalkan Enrekang Sebagai Penghasil Sayur

"Waktu saya muda ada program persahabatan Indonesia-Jepang. Saya pernah menjadi perwakilan Indonesia dari 25 orang ikut itu. Tahun 1980-an lalu," ucapnya. (*)

Penulis : Hasrul Nawir