Kamis, 03 Maret 2022 09:51

Tentara Rusia Menangis Saat Orang Ukraina Memberinya Makan dan Membantu Menelepon Ibunya

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Tentara Rusia itu menangis ketika dia berbicara dengan ibunya di telepon ( Foto The Mirror)
Tentara Rusia itu menangis ketika dia berbicara dengan ibunya di telepon ( Foto The Mirror)

Seorang tentara muda Rusia terlihat dalam sebuah video yang memberikan ciuman kepada ibunya saat dia menangis dan dia mengatakan kepadanya: "Semuanya akan baik-baik saja, anakku."

RAKYATKU.COM--Seorang tentara Rusia yang menyerah menangis saat warga sipil Ukraina memberinya makanan dan membantunya menelepon ibunya.

Hal itu terlihat dalam video yang di posting The Mirror. Dalam video itu tentara Rusia terlihat minum teh dan makan kue yang dikelilingi warga sipil Ukraina.

Bersamaan dengan itu terlihat warga sipil Ukraina membantunya untuk menghubungi ibu tentara Rusia itu dengan panggilan video.

Baca Juga : Ukraina: Perjanjian dengan Rusia Tidak Dapat Dipercaya

Selama dalam panggilan video dengan ibunya itu tentara itu Rusia itu terlihat menangis, kemudian ibunya mengatakan kepadanya: "Semuanya akan baik-baik saja, anakku."

Kemudian suara laki-laki dari kamera terdengar berkata dalam bahasa Ukraina. "Para pemuda ini, itu bukan salah mereka. Mereka tidak tahu mengapa mereka ada di sini. Mereka menggunakan peta lama, mereka hilang."

 

Di Twitter, video itu diberi judul: "Tentara Rusia, menyerah, orang Ukraina akan memberi Anda makan, menyerah saja."

Baca Juga : Presiden Ukraina Geram Rusia Bisa Lewati Sebagian Besar Sanksi Internasional

Itu terjadi ketika Rusia meningkatkan serangannya yang menghancurkan di kota-kota besar Ukraina , dengan para pejabat memperingatkan genosida skala penuh sedang berlangsung.

Sponsored by MGID

Vladimir Putin melepaskan pengeboman artileri selama 15 jam di kota pelabuhan selatan Mariupol, sementara di Kharkiv terjadi penembakan besar-besaran saat pasukan Moskow melanjutkan amukan mereka ke ibu kota Kyiv.

Sergiy Orlov, wakil walikota Mariupol, di Laut Hitam, mengatakan seluruh distrik telah diratakan dengan kota yang dikelilingi oleh pasukan penyerang saat artileri turun.

Baca Juga : Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Langsung KTT G20 di Indonesia, Presiden Ukraina: Saya Harus Dampingi Rakyat

 

#Rusia #Ukraina