Jumat, 04 Februari 2022 15:33

Bareskrim Polri Selidiki Lokasi Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

"Beberapa pihak penyelenggara karantina akan diundang untuk klarifikasi lebih mendalam," ucap Dedi.

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melakukan penyelidikan di lokasi karantina bagi para WNA dan WNI yang menjadi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Hal ini seperti disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Ia mengungkapkan, proses penyelidikan dengan terjun langsung ke lokasi tersebut bertujuan untuk mencegah dan memastikan tidak adanya permainan karantina terhadap PPLN.

"Tim Dittipideksus Bareskrim Polri melakukan penyelidikan dilokasi hotel repatriasi total 12 hotel dengan hasil keseluruhan 300 WNI dan 417 WNA," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (4/2/2022).

Baca Juga : Terkait Kasus Dugaan Korupsi Jet Pribadi Hendra Kurniawan, Bareskrim Sudah Periksa 22 Saksi

Apabila ditemukan peristiwa pidana maka pihaknya tidak segan dan ragu untuk meningkatkan ke tahap penyidikan. Hal itu untuk menjerat para tersangka atau pelaku tindak pidana, apabila sudah adanya bukti permulaan yang cukup.

"Prinsipnya sesuai perintah Kapolri akan menindak tegas siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran hukum pada proses kekarantianaan dari hulu sampai hilir. Sebagaimana diatur dalam SE Satgas Covid-19 Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Propokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19)," tambah Dedi.

 

Dedi menyebut, dari hasil koordinasi dan interview sementara, sejauh ini secara umum pelaksanaan karantina berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga : Terkait Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur PT LIB, Ketua PSSI Jatim, hingga 18 Anggota Polri

"Beberapa pihak penyelenggara karantina akan diundang untuk klarifikasi lebih mendalam," ucap Dedi.

Sponsored by MGID

Disisi lain, tim Dittipideksus Bareskrim Polri juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) terkait data manifest penumpang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia, baik WNA maupun WNI dan PHRI.

Kemudian, Bareskrim Polri juga akan meminta data subyek yang melaksananakan karantina dimasing-masing lokasi karantina, seperti jumlah, identitas, dan nomor telepon.

Baca Juga : Dua Pejabat Kemendag Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Gerobak Dagang

"Melakukan tracing melalui checkpost subyek yang melaksanakan karantina," tutup Dedi.

#Mabes Polri #bareskrim polri #Karantina