Sabtu, 22 Januari 2022 18:30

Kasus Pertama Omicron di Sulawesi Selatan Ditemukan di Takalar

Usman Pala
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ist
ist

"Dinkes Provinsi Sulsel/Dinkes Takalar menerima hasil pemeriksaan sequencing (WGS) dari PHEOC dan Litbangkes Jakarta. Hasilnya dinyatakan positif COVID-19 varian omicron," kata Arman Bausat saat di konfirmasi, Sabtu (22/1/2022).

RAKYATKU.COM--Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel) mengonfirmasi adanya kasus perdana COVID-19 varian omicron.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Arman Bausat, bahwa telah dilaporkan kasus COVID-19 varian omicron di Kabupaten Takalar pada tanggal 20 Januari 2022, berdasarkan laporan dari PHEOC dan Litbangkes Jakarta.

"Dinkes Provinsi Sulsel/Dinkes Takalar menerima hasil pemeriksaan sequencing (WGS) dari PHEOC dan Litbangkes Jakarta. Hasilnya dinyatakan positif COVID-19 varian omicron," kata Arman Bausat saat di konfirmasi, Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga : Tak Bisa Isolasi Mandiri, Kapolri Imbau Masyarakat Terpapar COVID-19 Dirawat Isoter

Lanjut Arman mengatakan bahwa setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung mengambil langkah antisipasi agar varian Omicron tersebut tidak meluas.

"Pasien dijemput dirumahnya untuk diisolasi RSUD Padjonga dg Ngalle," ucap Arman.

 

Kemudian kata Arman, Dinkes Takalar dan Puskesmas melakukan contact tracing. Dilakukan pengambilan swab untuk kontak erat dirumah pasien.

Baca Juga : Pasien COVID-19 Varian Omicron Tunjukkan Gejala Tidak Biasa

"Melakukan penelusuran kontak erat (contact tracing) keluarga pasien. Dilakukan pengambilan sampel swab sebanyak tiga orang, yaitu bapak, adik dan ipar pasien," ungkap Arman.

Sponsored by MGID

Sampel swab itu kemudian dibawa langsung oleh petugas laboratorium BBTKL Makassar untuk diperiksa.

"Pada tanggal 21 Januari 2022 diterima hasil dari BBTKL Kelas I Makassar bahwa semua sampel yang diperiksa dinyatakan negatif COVID-19, " tuturnya.

#Varian Omicron #Dinkes Sulsel