Kamis, 23 Desember 2021 17:00

Angin Kencang Ikut Rusak Kontainer Makassar Recover, Anggota DPRD Makassar Prihatin

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Angin Kencang Ikut Rusak Kontainer Makassar Recover, Anggota DPRD Makassar Prihatin

Pembangunan kontainer dirancang sebagai pusat kesehatan masyarakat yang pada awalnya untuk pemeriksaan GeNose.

RAKYATKU.COM – Anggota Komisi D DPRD Makassar, Yeni Rahman prihatin dengan banyaknya korban angin puting beliung di Makassar.

Yeni meminta pemerintah bergerak cepat memberikan bantuan. Selain itu, ia juga meminta masyarakat bersabar atas bencana tersebut.

Khusus kontainer yang mengalami kerusakan akibat diterpa angin puting beliung, Yeni mengatakan sejak awal sudah mempertanyakan penempatan lokasi kontainer.

Baca Juga : Ajak Awak Media Buka Puasa Bersama, Cara Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo Perkuat Sinergitas

“Yang pasti yang harus bertanggung jawab pemerintah kota,” kata politikus asal PKS itu.

Terlepas dari faktor bencana, Yeni menilai lokasi kontainer kerap menjadi keluhan masyarakat lantaran berada pada tempat yang kurang kondusif.

 

Kendati dalam UU pemerintah daerah diminta membangun posko Covid-19, namun, kata Yeni, bentuk posko tak mesti dalam bentuk kontainer.

Baca Juga : KPU Makassar Putuskan PAW Abdi Asmara Pemilik Suara Terbanyak Ketiga

Pembangunan kontainer dirancang sebagai pusat kesehatan masyarakat yang pada awalnya untuk pemeriksaan GeNose.

Sponsored by MGID

Namun belakangan, pemerintah pusat tak merekomendasikan GeNose lantaran tak akurat dan tak diakui WHO.

Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang menerjang Kelurahan Tamalabba, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga : DPRD Dukung Keinginan Pemkot Makassar Lanjutkan Pembangunan Stadion Barombong

Akibatnya, 46 unit rumah semi permanen dan satu kontainer recovery center mengalami kerusakan. Kontainer yang berada di lokasi tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap.

Ternyata, kontainer tersebut belum pernah digunakan sama sekali.

"Ada 9 rumah yang rusak berat, dan 37 rusak ringan," kata Kepala BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin, Kamis (23/12/2021).

#dprd makassar