Selasa, 14 September 2021 20:57

Pengiriman Kacang Tanah ke KIMA, Bupati Barru Harap Produksi Petani Makin Meningkat

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Peluncuran pengiriman kacang tanah dari Kabupaten Barru menuju KIMA, Selasa (14/9/2021).
Peluncuran pengiriman kacang tanah dari Kabupaten Barru menuju KIMA, Selasa (14/9/2021).

Potensi penanaman kacang tanah di Kabupaten Barru bisa mencapai 6.000 hektare dan saat ini baru ada 2.000 hektare. Diharapkan potensi tersebut bisa dimaksimalkan dengan baik untuk peningkatan ekonomi rakyat.

RAKYATKU.COM, BARRU - Komoditas kacang tanah di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, tengah dilirik perusahaan besar. Petani tidak perlu lagi pusing soal pemasaran hasil bumi yang satu ini.

Peluang bisnis ini tentu saja bisa menjanjikan kesejahteraan bagi petani kacang tanah di Barru. Pasalnya, perusahaan pelat merah KIMA Makassar siap membeli kacang tanah dari Barru dalam jumlah besar.

Bupati Barru, Suardi Saleh, mengucapakan terima kasih atas dukungan dari Kementerian Pertanian dalam hal ini Dirjen Tanaman Pangan dan PT Cahaya Anugerah Sentosa KIMA Makassar.

Baca Juga : 199 ASN Pemkab Barru Naik Pangkat, Bupati Minta Kerja Ikhlas dan Totalitas

Berdasarkan data Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Barru, potensi penanaman kacang tanah di Barru bisa mencapai 6.000 hektare dan saat ini baru ada 2.000 hektare. Diharapkan potensi tersebut bisa dimaksimalkan dengan baik untuk peningkatan ekonomi rakyat.

"Kita berharap ke depannya bisa lebih meningkat, selain itu kita akan lebih memperhatikan potensi lahan dengan kebutuhan sumber daya petani," tutur Suardi Saleh saat meluncurkan pengiriman kacang tanah menuju KIMA, Selasa (14/9/2021).

 

Suardi Saleh mengatakan, kacang tanah merupakan salah satu komoditas unggulan pertanian karena memiliki nilai ekonomis tinggi. Kacang tanah merupakan jenis palawija yang cocok ditanam petani di sebagian besar wilayah Barru, khususnya di Kecamatan Tanete Riaja dan Pujananting.

Baca Juga : Bupati Barru Intens Temui Petani demi Dongkrak Produksi Padi

Oleh karena itu, kata dia, diperlukan peran petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mendampingi petani dalam berinovasi demi meningkatkan hasil produksi kacang tanah.

Sponsored by MGID

Direktur PT Cahaya Anugrah Sentosa KIMA Makassar, Agus, mengakui bahwa KIMA sudah kurang lebih 30 tahun keluar-masuk Barru membeli kacang tanah. Dengan adanya penguatan dari Pemkab Barru diharapkan stok kacang tanah bisa memenuhi permintaan pasar.

"Kami berterima kasih, karena baru kali ini kami mendapatkan acara seperti ini di Barru, yaitu launching pengiriman kacang tanah dari petani Kecamatan Tanete Riaja, Barru ke PT Cahaya Anugerah Sentosa KIMA Makassar. Ini berkat support dari pemerintah setempat," tutur Agus.

Baca Juga : Pemkab Barru Susun KUA-PPAS Fokus Pemulihan Ekonomi

Dia berharap, ke depan hasil kacang tanah dari Barru bisa 100 persen masuk ke perusahaan PT Cahaya Anugrah Sentosa KIMA Makassar. Sebab, pihaknya butuh 1 juta ton kacang tanah per tahun, sedangkan untuk Barru saat ini baru bisa memasok sebanyak 450--500 ton per tahun.

Agus menilai kualitas kacang tanah yang ada di Barru terbaik dibanding daerah lain. Rendemennya mencapai 70 persen dengan tingkat ketahanan bisa sampai tiga bulan tanpa proses.

"Kami berharap kepada petani dan pemerintah Kabupaten Barru agar ke depan bisa memenuhi kebutuhan kami karena kualitas kacang tanahnya sangat baik, jauh lebih baik dari kacang tanah yang berasal dari Kabupaten lain di Sulsel bahkan yang dari Bima, India dan Thailand," harap Agus.

Baca Juga : Bupati Barru Ajak Kader Golkar Bersama Majukan Kesejahteraan Rakyat

Dalam peluncuran pengiriman kacang tanah ini turut dihadiri Dirjen Tanaman Pangan Kementerian RI Maretsum Simanulang. Kemudian, Sekretaris Dinas Pertanian, Tanaman pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Suaib, dan jajaran Pemkab Barru.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Achmad Afandy
#Pemkab Barru #Kacang Tanah