Kamis, 22 Juli 2021 14:01

Begini Aturan Isman untuk Pasien Covid-19

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Angraeny Sari
Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Angraeny Sari

Pasien Covid-19 tanpa gejala yang punya komorbid dianjurkan untuk tetap melanjutkan pengobatan yang rutin dikonsumsi.

RAKYATKU.COM,PAREPARE -- Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang tidak bergejala atau memiliki gejala ringan diarahkan menjalani isolasi mandiri.

Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Angraeny Sari menjelaskan protokol tata laksana Covid-19 yang disusun lima organisasi profesi. Di antaranya Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Merujuk pada isi buku saku Protokol Tata Laksana Covid-19 terbitan Kemenkes, prosedur isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 tanpa gejala yakni waktu isolasi mandiri di rumah selama 10 hari sejak pengambilan spesimen (tes Covid-19). Isolasi mandiri bisa dilakukan di rumah atau fasilitas publik yang dipersiapkan pemerintah.

"Pasien dipantau melalui telepon oleh petugas Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), pasien melakukan kontrol di FKTP (fasilitas kesehatan) terdekat setelah 10 hari isolasi untuk pemantauan klinis," beber Renny, Kamis(22/7/2021).

Pasien Covid-19 tanpa gejala, kata Renny, wajib menjalankan protokol kesehatan di antaranya selalu memakai masker jika keluar kamar dan saat berinteraksi dengan orang lain. Termasuk anggota keluarga, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer sesering mungkin.

 

“Menjaga jarak dengan orang lain, termasuk anggota keluarga. Menempati kamar tidur tersendiri atau terpisah. Menerapkan etika batuk. Segera mencuci alat makan-minum dengan air/sabun. Berjemur di bawah sinar matahari dengan waktu minimal sekitar 10-15 menit setiap hari," jelasnya.

Renny menjabarkan untuk pengobatan jika pasien Covid-19 tanpa gejala punya komorbid dianjurkan untuk tetap melanjutkan pengobatan yang rutin dikonsumsi.

Sponsored by MGID

Yang tidak kalah penting, kata Renny, protokol kesehatan bagi anggota keluarga yang belum positif Covid-19 juga wajib diterapkan.

“Anggota keluarga yang kontak erat dengan pasien memeriksakan diri ke FKTP/rumah sakit, senantiasa memakai masker. Anggota keluarga menjaga jarak minimal 1 meter dari pasien. Anggota keluarga mencuci tangan sesering mungkin. Tidak menyentuh daerah wajah kalau tidak yakin tangan bersih. Anggota keluarga senantiasa membuka jendela rumah agar sirkulasi udara tertukar. Sering membersihkan benda yang mungkin tersentuh pasien, seperti gagang pintu dan lain-lainnya," ujar dia.

Untuk isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 gejala ringan dilakukan selama 10 hari sejak muncul gejala. Ditambah tiga hari bebas gejala Covid-19 berupa demam dan gangguan pernapasan.

"Apabila gejala Covid-19 muncul selama lebih dari 10 hari, maka isolasi dilanjutkan hingga gejala hilang. Ditambah tiga hari bebas dari gejala. Petugas Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) harus proaktif memantau kondisi pasien dan setelah melewati masa isolasi, pasien perlu melakukan kontrol ke FKTP terdekat,” paparnya.

Protokol kesehatan yang harus dijalankan oleh pasien Covid-19 bergejala ringan, kata Renny, sama dengan yang berlaku untuk pasien Covid-19 tanpa gejala.

"Protokol kesehatan bagi anggota keluarga serumah juga sama dengan yang berlaku di isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala," terangnya.

Yang tidak kalah penting, kata Renny, dalam masa isolasi mandiri, pasien akan selalu mendaptakan pemantauan dari tim Satgas Covid-19 dan petugas PKM setempat.

"Akan dipantau dan dikunjungi setiap dua hari sekali," tutupnya.

 

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Hasrul Nawir
#RSUD Parepare