Minggu, 18 Juli 2021 22:31

Viral Video Ibu Menunggu di Emperan RS Pasca Melahirkan, Bupati Wajo Minta Difasilitasi Ruangan Khusus

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Viral Video Ibu Menunggu di Emperan RS Pasca Melahirkan, Bupati Wajo Minta Difasilitasi Ruangan Khusus

Amran Mahmud meminta agar ibu bayi yang anaknya dirawat di NICU dibuatkan ruangan khusus.

RAKYATKU.COM,WAJO - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang ibu yang baru melahirkan menunggu di emperan RSUD Lamaddukelleng, Wajo.

Ibu itu sudah diperbolehkan pulang ke rumah oleh rumah sakit. Karena bayinya masih berada di ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU), dia memilih menunggu. Namun, bukan di tempat yang disediakan.

Unggahan di medsos itu rupanya sampai ke Bupati Wajo, Amran Mahmud. Sosok yang memang terkenal selalu gercep alias gerak cepat terkait persoalan warganya ini pun segera menggelar rapat dadakan dan meninjau RSUD.

Baca Juga : Peringatan Hari Bhayangkara ke-76, Kapolres Wajo Apresiasi Dukungan Pemkab Wajo

Meski hari libur, Amran Mahmud menggelar rapat dengan penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo, kepala Dinas Kesehatan Wajo, dan direktur RSUD Maddukelleng, Minggu (18/7/2021) di ruangan direktur RSUD Lamaddukkelleng.

Amran Mahmud meminta agar ibu bayi yang anaknya dirawat di NICU dibuatkan ruangan khusus. Di ruangan itu, dibuatkan layar supaya orang tua bayi bisa melihat anaknya.

 

"Meskipun mereka sebenarnya sudah dinyatakan bisa pulang ke rumah, karena bayinya masih membutuhkan perawatan di NICU, pasti mereka akan tetap tinggal. Apalagi yang berdomisili di luar kota," ucap Amran Mahmud.

Baca Juga : Andi Yuliani Paris Janji Terus Perjuangkan Pemasangan Jargas untuk Wajo

"Oleh karena itu kita harus buat ruangan khusus untuk ibu bayi supaya mereka bisa melihat bayinya setiap saat dan agar psikologi ibunya tidak terganggu," katanya lagi.

Sponsored by MGID

Amran pun meminta ruangan yang dibuat nanti dibuat senyaman mungkin. Itu karena dalam perawatan bayi di NICU memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Baca Juga : Bupati Wajo dan Wabup Bone Dampingi AYP Resmikan 137 Unit PJUTS di Atakkae

"Harus ada AC dan WC dalam ruangan supaya ibu bayi tidak tersiksa lagi harus keluar ruangan," pinta Amran.

Tak hanya itu, Amran Mahmud juga meminta manajemen RSUD Lamaddukelleng terus berbenah meningkatkan pelayanan dan sarana supaya pasien nyaman.

"Sebagai rumah sakit pemerintah daerah, kita harus terus berbenah dan meningkatkan pelayanan. Kita tidak boleh kalah dari rumah sakit lainnya," pesannya.

Baca Juga : Pelatihan Berbasis Kompetensi BLK Wajo, Bupati Dorong Pekerja Terus Update Skill

Direktur RSUD Lamaddukelleng, drg Andi Ela Hafid mengaku sebenarnya di RSUD Lamaddukkelleng memiliki ruang tunggu keluarga pasien.

"Kami di sini ada empat ruang tunggu keluarga pasien. Cuma mungkin karena mereka ingin dekat dengan tempat perawatan bayinya sehingga mereka memilih 'tinggal' bukan pada tempat yang disediakan. Petugas kami sudah mengarahkan, namun kadang tidak diindahkan," ucap mantan kepala UPTD Puskesmas Salewangeng ini.

"Terkhusus untuk ibu post sectio caesarea dengan bayi yang dirawat di NICU, memang perlu dibuatkan tempat khusus sehingga bisa lebih dekat dengan bayinya. Pertimbangannya kedekatan emosional dan sifatnya yang lebih privasi," tambahnya.

Baca Juga : Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, Bupati Wajo Singgung Raihan WTP

Dia juga menyampaikan siap melaksanakan petunjuk dari bupati Wajo.

"Insya Allah, apa yang diinginkan Pak Bupati kami akan laksanakan. Termasuk untuk lebih berbenah dan meningkatkan pelayanan. Untuk pembangunan ruangan khusus bagi para ibu yang dirawat bayinya di NICU, kita akan siapkan bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran," ujarnya.

Sebelum meninggalkan RSUD Lamaddukkelleng menuju ke lokasi kegiatan selanjutnya, Amran Mahmud menyempatkan diri memantau dan melihat langsung ruang perawatan NICU serta berinteraksi dengan petugas dan ibu-ibu yang menjenguk bayinya.

Penulis : Abd Rasyid. MS
#pemkab wajo #berita viral