Sabtu, 17 Juli 2021 14:32

Peletakan Batu Pertama Program Kotaku, Bupati Wajo Harap Bisa Jadi Ikon Baru

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Rangkaian kegiatan peletakan batu pertama program Kotaku di Padduppa, Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, Sabtu (17/7/2021).
Rangkaian kegiatan peletakan batu pertama program Kotaku di Padduppa, Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, Sabtu (17/7/2021).

"Pemda Wajo akan selalu mendukung setiap pelaksanaan penanganan kawasan kumuh dan semoga apa yang dibuat dari program Kotaku ini bisa menjadi ikon baru," ucap Amran Mahmud.

RAKYATKU,COM, WAJO - Bupati Wajo, Amran Mahmud" href="https://rakyatku.com/tag/amran-mahmud">Amran Mahmud, berharap program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) bisa ikut membawa perubahan signifikan terhadap pembangunan di Bumi Lamaddukelleng. Bahkan didorong agar menjadi ikon baru daerah.

Hal tersebut disampaikan Amran Mahmud saat peletakan batu pertama program Kotaku di Padduppa, Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, Sabtu (17/7/2021). Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Wajo ini turut meletakkan fondasi awal pembangunan.

"Pemda Wajo akan selalu mendukung setiap pelaksanaan penanganan kawasan kumuh dan semoga apa yang dibuat dari program Kotaku ini bisa menjadi ikon baru," ucap Amran Mahmud.

Baca Juga : Hari Jadi Wajo ke 625 Digelar di Lapangan Merdeka

Amran Mahmud dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi terhadap program Kotaku, yang secara keseluruhan ada tiga kelurahan penerima manfaat dana bantuan pemerintah untuk masyarakat (BPM) di Kecamatan Tempe, yakni Kelurahan Laelo, Siengkang, dan Wiringpalannae.

Amran Mahmud berharap lewat program Kotaku ke depan Wajo bisa menjadi kabupaten yang tangguh, maju, dan sejahtera. "Mari kita teruslah bersemangat dan bekerja sama membangun Bumi Lamaddukkelleng tercinta," serunya.

Sementara, Anggota DPR RI, Muhammad Aras, mengatakan selama pandemi COVID-19, yang banyak dilaksanakan adalah program padat karya, salah satunya Kotaku. Hal ini untuk memberdayakan masyarakat setempat.

Baca Juga : Hari Jadi Wajo Akan Dirangkaikan Peringatan Hari Bumi

Anggota Komisi V DPR RI itu berharap tidak hanya program Kotaku yang bisa dilakukan di Wajo, tetapi juga program lainnya. "Saya terus menunggu aspirasi dan akan memperjuangkannya di Jakarta," ucapnya.

Peletakan baru pertama juga dihadiri Team Leader OSP 9 Sulawesi Selatan Kalla Manta, Ketua Komisi III DPRD Wajo, Taqwa Gaffar, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Wajo, Andi Aso, Ketua DPC PPP Wajo, Risman Lukman, Kapolsek Tempe, AKP Abd. Rahman, dan Camat Tempe Supardi.

Sekadar diketahui, program Kotaku adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia.

Baca Juga : Pasca Libur Idul Fitri, Andi Bataralifu Cek Kehadiran ASN Pemkab Wajo

Upaya ini juga untuk mendukung Gerakan 100-0-100, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Penulis : Abd Rasyid. MS
#pemkab wajo #Amran Mahmud